LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengingatkan warga pesisir pantai khususnya di wilayah Lebak Selatan untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, bahwa pihaknya sudah menerima peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Dalam dua hari ini kita menerima peringatan gelombang tinggi dari BMKG, khususnya di wilayah perairan Banten dan Lebak. Pertama peringatan dini gelombang tinggi dari tanggal 28-30,” kata Febby di kantornya, Jumat 1 Desember 2023.
Dijelaskan Febby, selanjutnya peringatan gelombang tinggi kedua disampaikan lagi olah BMKG di perairan Banten dan khususnya Kabupaten Lebak dari tanggal 30 November hingga 1 Desember.
“BMKG sendiri merilis untuk peringatan dini, gelombangnya termasuk kategori sedang. Di mana hanya mencapai 2,5 meter,” ujarnya.
Febby mengimbau kepada nelayan dan warga untuk tetapi berhati-hati jika beraktivitas di laut dan perairan Banten khususnya Lebak Selatan. Khawatir dengan kondisi gelombang tinggi.
“Jadi untuk beberapa jenis kapal nelayan, agar tetap berhati-hati dan waspada. Karena kondisi gelombang yang sangat tinggi,” ucapnya.
Untuk diketahui wilayah Kabupaten Lebak khususnya bagian selatan menjadi salah satu potensi yang terdampak karena mayoritas wilayah pantai dari Kecamatan Malingping, Wanasalam hingga Bayah.
Untuk nelayan juga yang mayoritas bermukim di Muara Binuangeun, Kecamatan Wanasalam, dihimbau agar waspada dan jangan memaksakan untuk beraktivitas terlebih dahulu.
“Oleh karena itu, untuk nelayan dan masyarakat agar yang melakukan aktivitas di pesisir pantai agar selalu berhati-hati dan waspada karena kondisi gelombang tinggi yang saat ini terjadi,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor : Aas Arbi











