• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Pendidikan

NU Minta Pemerintah Tidak Bedakan Ponpes Salafi dan Modern

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Rabu, 20 Desember 2023 14:28
in Pendidikan, Utama
0
NU Minta Pemerintah Tidak Bedakan Ponpes Salafi dan Modern

Intelektual Nadhlatul Ulama (NU) Syukron Makmun

0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Intelektual Nadhlatul Ulama (NU) Syukron Makmun meminta kepada Pemerintah untuk tidak membeda-bedakan antara pondok pesantren (ponpes) tradisional atau salafi dengan ponpes modern.

Pihaknya ingin Undang Undang Pesantren Nomor 18 tahun 2019 dapat diimplementasikan dengan baikm khususnya soal sumber anggaran dan beasiswa untuk para santri.

Syukron menuturkan, saat ini banyak ponpes salafi di Banten yang kondisinya memprihatinkan. Hal tersebut tentunya harus diperhatikan oleh Pemerintah.

“Banyak ponpes modern yang asetnya sudah milliaran, tapi masih banyak juga ponpes tradisional yang kondisinya mengenaskan sehingga kesejahteraan ponpes tradisional ini perlu diperhatikan, tidak dibeda-bedakan dengan ponpes modern,” kata Syukron.

Dari sisi pendidikan, Syukron berharap para santri tidak hanya beasiswa santri berprestasi dari Kemenag saja. Namun juga beasiswa lainnya seperti dari LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) .

“LPDP itu jangkauannya lebih luas, skopnya kan dunia,” ujarnya.

Selain itu, dirinya berharap agar Pemerintah juga memerhatikan kesejahteraan para guru ngaji, marbot masjid juga guru-guru madrasah.

“Masyarakat Banten pengen undang-undang Pesantren ini betul-betul tidak hanya fungsi pendidikan, kemudian fungsi dakwah, tetapi fungsi pemberdayaan ini juga perlu di gelorakan kembali,” ucapnya.

“Jadi intinya seluruh pesantren baik yang tradisional dan modern ini betul-betul perlu diperhatikan oleh pemerintah. Saya rasa pa Mahfud mampu menjawab itu semua,” pungkasnya.

Reporter : Yusuf Permana
Editor : Aas Arbi

Tags: beasiswa santriGuru NgajiMahfud MDnadhlatul ulamapesantrenponpesponpes modernponpes salafiponpes tradisionalundang-undang pesantren
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Mahfud MD Ajak Pesantren di Banten Bangun Demokrasi

Next Post

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Lebak Tanam Ribuan Pohon Kelor di Lahan SAE Lapas Rangkasbitung

Next Post
Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Lebak Tanam Ribuan Pohon Kelor di Lahan SAE Lapas Rangkasbitung

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Lebak Tanam Ribuan Pohon Kelor di Lahan SAE Lapas Rangkasbitung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

by Yusuf Permana
Rabu, 9 September 2026 21:37
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tim SAR Gabungan memperluas pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak setelah berada di dalam speedboat di Perairan...

250 Personel Dikerahkan Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Ombak dan Angin Kencang Jadi Kendala Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Peliputan Erupsi Gunung Anak Krakatau 

by Fahmi
Rabu, 9 September 2026 21:28
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pencarian rombongan jurnalis yang hilang saat peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau terkendala ombak dan angin kencang. Meski...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.