PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Pandeglang mencapai 80 persen.
Menurut Jabatan Fungsional (Japung) Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Pandeglang Achmad Subakti mengungkapkan, partisipasi pemilih untuk Pemilu 2024 terbagi antara pemilih pemula dan masyarakat umum.
“Target partisipasi pemilih di Kabupaten Pandeglang adalah 80 persen, baik dari kalangan pemilih pemula maupun masyarakat umum,” ungkapnya, Jumat 22 Desember 2023.
Subakti juga menyampaikan, pengalaman penurunan partisipasi pemilih pada tahun 2020, khususnya di Kecamatan Mekarjaya yang mencapai 58 persen.
“Kami berharap minimal dapat meningkatkan partisipasi pemilih untuk Pemilu 2024 hingga mencapai 79 atau bahkan 80 persen,” tuturnya.
Lebih lanjut, Achmad Subakti menjelaskan elemen-elemen yang mendukung keberhasilan kontestasi politik pada Pemilu tahun depan. Ini meliputi KPU, Bawaslu, LSM, Pemerintah Daerah, Partai Politik, Aparat Keamanan, hingga Media/Pers itu sendiri.
Selain itu, Kesbangpol Pandeglang telah mengimplementasikan program-program untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam Pemilu. Salah satunya adalah memberdayakan kaum muda sebagai pemilih serta menggalang semangat partisipasi dalam proses pemungutan suara.
“Kami menargetkan khususnya kaum muda milenial untuk lebih aktif dalam Pemilu,” ucapnya.
Ia menuturkan, bahwa pihaknya telah mengadakan dialog interaktif melalui beberapa media, termasuk radio, untuk menarik perhatian pemuda dalam Pemilu.
“Kami juga menjalin kerja sama dengan forum mitra seperti FKUB, FKDM, FPK, dan menyebarkan informasi Pemilu melalui media massa,” tuturnya.
Subakti menambahkan bahwa indikator keberhasilan Pemilu 2024 adalah ketiadaan konflik antar calon atau tim suksesnya. Baginya, tahapan Pemilu harus berjalan lancar, aman, dan damai.
“Semoga calon yang terpilih pada Pemilu 2024 dapat menjadi pemimpin yang amanah dan berkualitas bagi masyarakat,” tandasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











