• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Pendidikan

Ahmad Qurtubi Dikukuhkan sebagai Profesor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Redaksi by Redaksi
Rabu, 27 Desember 2023 10:49
in Pendidikan
Ahmad Qurtubi Dikukuhkan sebagai Profesor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Prof. Dr. H. Ahmad Qurtubi, MA

 Ahmad Qurtubi  Rabu, (27/12) sebagai Guru Besar di UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten. Ahmad Qurtubi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Manajemen Pendidikan berdasarkan SK. Menteri Pendidikan Nasional & Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor : 46275/M/07/2023 Tgl. 25 Agustus 2023.

Dalam pidatonya yang berjudul Strategi Kebijakan Manajemen Pendidikan Tinggi di Era Digital Distruption, Ahmad Qurtubi menyampaikan saat  ini dunia memasuki era revolusi industri 4.0, yang ditandai dengan hadirnya digital economy, coding, big data dan artificial intelegence.

RelatedPosts

kepala sekolah Plt Banten

49 Jabatan Kepala Sekolah di Banten Masih Kosong, DPRD Kritik Penunjukan Plt

Kamis, 22 Oktober 2026 12:56
pencairan dana Sekolah Gratis Banten

DPRD Banten Ingatkan Pencairan Dana Sekolah Gratis Jangan Terlambat

Selasa, 20 Oktober 2026 13:40
pelajar disiplin berlalu lintas

Jadi Pembina Upacara di SMAN 3 Rangkasbitung, Kasatlantas Polres Lebak Minta Pelajar Disiplin Berlalu Lintas

Senin, 19 Oktober 2026 11:30
Revitalisasi sekolah Kota Serang

Pemkot Serang Kejar Tambahan Bantuan Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat

Senin, 19 Oktober 2026 08:07

Menurutnya, revolusi industri 4.0 tersebut pada 2025 mendatang diprediksi akan berdampak pada jutaan tenaga kerja manusia. “Sebanyak 97 juta pekerjaan baru akan menggantikan 85 juta pekerjaan lama,” ujarnya.

Dunia usaha dan dunia industri (DUDI) serta perkembangan teknologi, lanjutnya, semakin cepat dengan hadirnya teknologi terbarukan (renewed) yang sophisticated.

“Mau tidak mau diperlukan SDM yang kompeten dan kompetitif. Lantas bagaimana kesiapan perguruan tinggi (PT) menghadapi era tersebut?,” kata Ahmad Qurtubi

Perpustakaan juga mengalami transisi dari model berbasis koleksi ke model berbasis layanan yang lebih luas. Ini tidak dapat dihindari, karena mahasiswa, dosen dan peneliti menghuni lingkungan informasi jaringan yang kaya sumber data dan informasi pada semua bidang Pendidikan, demikian disampaikan pria lulusan Post Doctoral di Seoul Nasional University, Korea Selatan.

“Peran perpustakaan kini tidak hanya untuk mengoleksi buku-buku cetak tetapi juga sebagai bagian dari sistem jaringan yang masif di dunia global. Dalam konteks ini ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan yakni: identitas, alur kerja dan output lokal yang tidak dapat terpantau saat berbagi publikasi di dunia maya. Mesin sosial dalam skala besar seperti facebook, twitter, wikipedia, dan penelitian kolaborasi antarnegara menciptakan perubahan penting pola sajian perpustakaan,” tambah Ahmad Qurtub.

 Menurut lulusan mengidealkan peran professional dan serangkaian kompetensinya (learning outcomes). Program Learning Outcomes (PLO) harus mengacu pada deskriptor jenjang baik program sarjana maupun pasca sarjana yang mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, termasuk seni sejalan dengan bidang keilmuannya dengan riset yang menghasilkan karya inovatif dan teruji.

Mereka juga dituntut mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner. Demikian pula harus mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendapat pengakuan secara nasional dan internasional (national and international recognation), kata pria kelahiran Teluknaga ini.

“Suatu lembaga pendidikan dianggap berhasil dan bermutu, jika lulusannya memiliki kompetensi dan dapat diterima oleh masyarakat. Profil lulusan dengan demikian perlu dirumuskan secara baik dan tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat (DUDI),” tegasnya.

Untuk menjawab tantangan itu, kata Ahmad Qurtubi, Kebijakan pendidikan tinggi perlu disesuaikan dengan era revolusi digital, antara lain dengan merekonstruksi kurikulum yang dapat memberikan keterampilan baru bagi mahasiswa mulai dari kemampuan membuat coding, big data, artficial intelegence.

Proses pembelajaran dengan menggunakan learning management system (LMS), blended learning, e-learning juga harus dilakukan oleh perguruan tinggi. Profil lulusan pun mesti dirancang dengan tepat dan kompatibel dengan DUDI. Lulusan seperti apa yang akan dihasilkan oleh program studi (outcomes)? kata pria yang menyelesaikan studi S3 di Universitas Negeri Jakarta ini.

“Perguruan tinggi dianggap berhasil dan recognize jika memiliki beberapa indikator berikut, yaitu: out put dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) yang memadai (cumlaude) dengan penilaian yang objektif dan standar. Keberhasilan perguruan tinggi untuk dapat mengantarkan lulusannya agar dapat diakui oleh dunia kerja dan masyarakat inilah yang akan membawa nama harum PT  di  mata calon pendaftar. Sementara itu outcome-nya menjadi kebutuhan masyarakat, instansi, dan perusahaan, alias memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” tandasnya.

Selama ini, katanya lagi, para praktisi dunia kerja dan dunia industri (DUDI) menganggap inovasi perguruan tinggi tidak kompatibel dengan kebutuhan industri, sementara perguruan tinggi menganggap DUDI tidak menghargai riset dan inovasi perguruan tinggi

Sikap saling menyalahkan ini harus diakhiri. Bagaimana pun juga inovasi yang unggul tersebut sangat tergantung pada kualitas riset dan anggaran yang disiapkan. Tentu perguruan tinggi  tidak ingin ada istilah the valley of death (lembah kematian), yang menggambarkan kesenjangan antara perguruan tinggi dan DUDI dalam pengembangan produk.

Di akhir pidato dihadapan sidang senat terbuka UIN SMH Banten, Ia menyampaikan bahwa kematian sebuah brand  sebenarnya adalah kegagalan membaca masa depan, gagal dalam mengantisipasinya dan gagal dalam merspon perubahan. Perguraun Tinggi akan mati jika gagal mengantisipasi perubahan.

Profile :

Nama                    : Prof. Dr. H. Ahmad Qurtubi, MA

Jabatan                : Guru Besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Pendidikan        

Post Doctoral     : Seoul Nasional University- Korea Selatan 2014

S3                      : Universitas Negeri Jakarta  2012

S2                      : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta  2003

S1                      : UIN Sunan Gunung Djati Bandung  1998

Tags: guru besar UIN SMH Bantenuin smh banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Selama Libur Natal, 112.000 Wisatawan Datang ke Anyer

Next Post

Horison Ultima Ratu Serang, Launching Wedding Package

Next Post
Horison Ultima Ratu Serang, Launching Wedding Package

Horison Ultima Ratu Serang, Launching Wedding Package

bus listrik Kota Serang

Mesra Keliling Kota Serang, Budi Rustandi dan Arfina Jajal Bus Listrik Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 09:49
OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

OPD Banten Bertambah, BKD Siapkan Pengisian Jabatan Lewat Manajemen Talenta

Rabu, 21 Oktober 2026 13:57
Pilkades serentak Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Siapkan Regulasi Pilkades Serentak 2027, Sebanyak 153 Kades Akhiri Masa Jabatan

Rabu, 21 Oktober 2026 13:30
Cuaca Banten

Prakiraan Cuaca Banten Kamis 22 Oktober, Enam Daerah Berpotensi Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 06:00
Sertijab Polda Banten

Dilantik Kapolda Banten, AKBP Muhammad Fauzan Syahrir Resmi Menjabat Direktur Reskrimum

Selasa, 20 Oktober 2026 07:37
OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

OPD Banten Dirombak, Jumlah Dinas Diusulkan Bertambah Jadi 23

Rabu, 21 Oktober 2026 13:48
Kebakaran landa rumah makan di tempat sembako di Sepatan

Kebakaran Landa Dapoer Kharisma di Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp8 Miliar

Selasa, 20 Oktober 2026 20:13

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kebakaran KMP Batumandi

Polda Banten Bakal Periksa KSOP dan Kemenhub Terkait Kebakaran KMP Batumandi

by Fahmi
Kamis, 22 Oktober 2026 14:54
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penyidik Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten bakal memeriksa pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan...

Pencurian Suku Cadang Kapal di Banten

Polda Banten Tangkap Pelaku Perompakan Kapal

by Adam Fadillah
Kamis, 22 Oktober 2026 14:50
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ditpolairud Polda Banten menangkap dua orang yang diduga merompak kapal dan seorang penadah suku cadang hasil kejahatan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.