SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dijadwalkan akan datang ke Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang pada esok hari yakni Senin 8 Januari 2023.
Jokowi dijadwalkan akan bertemu dengan seluruh Kepala Desa di Kabupaten Serang untuk memberikan pemahaman terkait penggunaan dana desa dan meninjau langsung program ketahanan pangan yang ada di Desa Margagiri.
Terpantau pasukan bersenjata lengkap sudah melakukan sterilisasi dan pengamanan di lokasi yang akan digunakan sebagai tempat pertemuan yakni di tanah bengkok milik Desa Margagiri tepatnya di Kampung Marga Indah. Terlihat pula kendaraan taktis milik Brimob yang datang ke lokasi pertemuan.
Ketua BPD Desa Margagiri Toha mengatakan, menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo, pihak pengamanan dan kementerian sudah melaksanakan gladi resik di lokasi agar pelaksanaan kunjungan kerja presidan tersebut dapat berjalan lancar.
“Lagi gladi resik Paspampres dan dari Kementrian. Ada juga pengamanan sedang melakukan sterilisasi,” katanya, Minggu 7 Januari 2023.
Rencananya, orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut akan mengadakan pertemuan dengan seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Serang dan meninjau langsung program ketahanan pangan milik Desa Margagiri.
“Besok ketemu seluruh kepala desa se kabupaten Serang, menerangkan soal penggunaan dana desa. Lalu meninjau ketahanan pangan yang ada di desa margagiri, seperti kolam lele, taman anggur, unggas, kambing dan pengolahan sampah,” tegasnya.
Ia mengatakan, pelaksanaan kegiatan akan difokuskan di tanah bengkok milik Desa Margagiri yang juga menjadi lokasi pengelolaan sampah dan lokasi program ketahanan pangan milik Desa Margagiri.
“Fokus kegiatannya di tanah bengkok, sekarang sedang diratakan untuk pemasangan tenda segala macam. Besok di jadwal jam 9 sampai jam 10,untuk Margagiri,” tegasnya.
Sementaran itu, Ketua RT Kampung Dukuh Harry mengatakan, pemgamanan untuk pelaksanaan kegiatan esok hari sangatlah ketat. Bahkan mereka yang masuk harus memiliki id card.
“Yang boleh masuk yang punya id card gitu, jadi ga bisa asal masuk. Jadi beberapa meter dari areal sini harus steril semua. Yang diundang saja sejumlah 500 orang yang bisa hadir,” jelasnya.
Ia menjelaskan jika dalam pelaksanaan simulasi atau gladi resik ada banyak sekali pihak yang hadir, terutama pasukan bersenjata lengkap yang melakukan pengamanan. “Tadi sudah dilakukan simulasi. Kendaraan brimob sama pasukan bersenjata tadi baru pada dateng itu, ada simulasi persiapan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak











