LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak akan menggelar open biding jabatan eselon II di lingkungan pemkab Lebak pada pertengahan tahun 2024.
Open bidding digelar untuk mengisi kekosongan pejabat eselon II dimana, pada tahun 2024, empat pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Lebak akan memasuki pasa purna.
Keempat pejabat eselon II yang akan pensiun yaitu Maman Suparman Kepala Dinas Tenaga Kerja, Nana Sunjana Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
Lalu, ada Asep Komar Hidayat Kepala Dinas Pemuda olahraga dan Triatno Supiyono Kepala Dinas Kesehatan. Nama terakhir telah MPP per 1 Januari 2024.
“Ya, perkiraan pertengahan tahun 2024 open bidding,” kata Eka Prasetiawan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebak, Senin 15 Januari 2024.
Tahapannya pelaksanaan open bidding seperti biasa pengumuman, pendaftaran, seleksi administrasi, assesment, wawancara dan pengumuman akhir. Lalu, konsultasi ke KASN untuk menyusun rencana kegiatan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) atau pejabat eselon 2 di beberapa OPD yang kosong.
“Ada kemungkinan rotasi terlebih dahulu atau langsung open bidding tanpa rotasi. Itu semua tergantung hasil konsultasi yang akan kita lakukan dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” jelasnya.
Dalam konsultasi dengan KASN tersebut untuk menyusun rencana kegiatan pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) atau pejabat eselon 2 di beberapa OPD yang kosong.
“Tentunya, kalau sudah clear dengan KASN baru dilakukan tahapan rotasi dan open bidding,” kata mantan Kabag Humas Pemkab Lebak ini.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Lebak Ucuy Mashuri Sajim berjanji akan mengawal proses pengisian jabatan kosong di lingkungan Pemkab Lebak agar dilakukan transparan dan objektif.
“Kami akan kawal proses open bidding ini. Sehingga, dalam pelaksanannya menempuh mekanisme sesuai aturan dalam pengisian jabatan kosong. Tentunya, penempatan para pejabat juga sudah dipilih secara objektif dan kami ikuti secara langsung, memantaunya,” ujarnya.
Ucuy mengingatkan agar Pj Bupati segera menempuh mekanisme untuk mengisi beberapa jabatan kosong untuk pejabat Eselon II tidak lain agar pelayanan dan program pembangunan dapat berjalan maksimal.
Selain untuk mengoptimalkan kerja birokrasi, pengisian jabatan juga penting bagi karir pegawai di lingkup Pemkab Lebak
“Tentunya, bila terlalu banyak jabatan kosong dibiarkan itu dampaknya membuat kurang optimalnya kerja birokrasi,” katanya. (*)
Reporter: Nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











