CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Hasbi Sidik menilai rotasi pegawai yang dilakukan oleh Pemkot Cilegon merupakan hal biasa.
Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk tidak melebih lebihkan hal tersebut.
Hasbi pun mengaku melihat tidak ada pelanggaran yang dilakukan Pemkot Cilegon dalam rotasi pejabat itu.
Ia pun melihat jika rotasi yang dilakukan Pemkot Cilegon itu sebagai sebuah kebutuhan organisasi agar pemerintahan bisa berjalan optimal.
“Mereka tidak kehilangan jabatan, hanya pergeseran, saya rasa ini hal biasa. Soal mekanisme sudah disampaikan oleh BKPSDM tidak ada yang dilanggar,” papar Hasbi, Rabu 17 Januari 2024.
Hasbi merespons tanggapan pedas dari Fraksi PKS DPRD Kota Cilegon. Ia menilai komentar yang disampaikan rekannya di legislatif itu merupakan hal biasa dan hak yang bersangkutan untuk beropini.
“Kalau ada hal-hal penilaian lain dikemvalikan saja. Yang penting tidak ada aturan yang dilanggar. Adapan ada sorotan, itu hak masing-masing beropini,” papar Hasbi.
Sebagai anggota dewan, Hasbi mendukung apa yang dilakukan walikota. Karena yang dilakukan sebagai upaya menjawab kebutuhan organisasi demi peningkatan performa pemerintah dalam melayani masyarakat.
Kemudian, Hasbi kembali menegaskan, di dalam pemerintahan, rotasi merupakan hal yang biasa.
Karena itu, ia mengajak agar hal yang biasa itu untuk tidak dibuat seolah-olah luar biasa sehingga menimbulkan kegaduhan.
Hasbi pun merespon soal opini yang menggiring seolah rotasi dikaitkan kepentingan pemilu.
Menurutnya hal itu tak memiliki dasar, terlebih penyelenggaraan Pemilu tinggal satu bulan lagi. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Aditya











