CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Bencana hidrometeorologi yang disebabkan curah hujan yang tinggi pada Selasa malam 30 Januari 2024 rupanya bukan hanya terjadi tanah longsor saja di wilayah Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak.
Masih di kecamatan yang sama juga bencana terjadi yang merendam ratusan rumah warga di Kelurahan Tamansari.
Berdasarkan data BPBD Kota Cilegon, terdapat 363 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut yang terdampak banjir dengan ketinggian mencapai 40-80 senti meter.
“Wilayah yang terdampak banjir di wilayah itu ada dua lingkungan, pertama di lingkungan Sudimampir RT 1 RW 5 sebanyak 50 KK, dan lingkungan Baru RT 1 dan 2 RW 4 sebanyak 313 KK. Jadi jumlahnya ada 363 yang terdampak banjir,” kata Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi saat dihubungi, Rabu 31 Januari 2024.
Dijelaskan Suhendi, banjir di wilayah tersebut oleh hujan dengan intensitas yang lebat dan adanya saluran air yang tidak berfungsi atau tersumbat sampah, sehingga menyebabkan air menggenang di wilayah permukiman warga, ditambah wilayah itu permukaan tanahnya sangat rendah.
“Jadi paling tergenangnya air itu sekitar 2 jam saja, karena dari laporan pukul 22.30 WIB itu air sudah surut pada pukul 01.50 WIB, dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Suhendi.
Kendati demikian, kata Suhendi, dirinya terus menghimbau kepada masyarakat yang wilayahnya terdampak atau rawan bencana baik banjir maupun tanah longsor, agar berhati-hati dan terus waspada.
Sebagian informasi, penanganan terhadap peristiwa banjir itu, BPBD Kota Cilegon turut melibatkan sumber daya dari mulai Tagana, Pramuka Peduli dan dari unsur masyarakat terkait. (*)
Reporter: Raju
Editor: Aditya











