SERANG, RADATBANTEN.CO.ID- Selain petugas yang meninggal dunia usai bertugas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang mendapatkan laporan 41 petugas penyelenggara pemilu baik di tingkat KPPS hingga PPK yang sakit.
Ketua KPU Kabupaten Serang Muhammad Nasehudin mengaku pihaknya sampai saat masih melakukan pendataan terkait dengan para petugas penyelenggara pemilu yang tumbang usai bertugas melaksanakan pemungutan suara pada pemilu 2024.
“Yang jelas sampai hari ini mendata berkoordinasi dengan PPK, dan PPS di Kabupaten Serang memastikan apakah ada penyelenggara kita baik di tingkat KPPS, pps hingga PPK yang sakit dirawat pasca pemungutan suara ini,” katanya, Selasa 20 Februari 2024.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan, pihaknya mendapat adanya laporan sebanyak 41 orang yang dirawat usai pelaksanaan pesta demokrasi. “Yang sakit ada 41 orang ada yang dirawat, ada yang sudah balik ke rumah dan itu sudah selesai,” terangnya.
Ia mengatakan, faktor utama yang menyebabkan banyak petugas yang sakit ialah diakibatkan karena faktor kelelahan. Ia pun mengaku akan berkoordinasi dengan KPU RI guna memberikan santunan.
“Itu akan kita laporkan ke KPU RI kemudian akan diberikan semacam santunan dan bantuan. Kalau kaitannya dengan perawatan diberikan pengobatannya,” jelasnya.
Pihaknya mengaku, dalam penanganan petugas yang sakit telah bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk memberikan pelayanan secara maksimal.
“Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terutama dinas kesehatan terutama dikomunikasikan dengan pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan, saya kira seluruh petugas yang mengalami keluhan sakit atau membutuhkan perawatan sampai hari ini sudah dilayani dengan baik,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani











