PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pandeglang meminta kepada seluruh SMP se-Kabupaten Pandeglang untuk mengoptimalkan kegiatan ekstrakurikuler.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mencegah fenomena potensi tawuran antar pelajar dan mengurangi kegiatan yang kurang produktif di luar jam belajar sekolah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora) Pandeglang Kamir mengatakan, dengan memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler, diharapkan dapat memberikan alternatif positif bagi para pelajar dalam mengisi waktu luang mereka di luar jam pelajaran.
“Kalau untuk ekstrakurikuler itu yang diwajibkan adalah Pramuka itu wajib semua sekolah, terus ada juga seperti keagamaan dan kesenian. Ya kita sarankan disesuaikan minat dan bakat di masing-masing satuan pendidikan,” ungkapnya, Rabu Selasa 21 Februari 2024.
Dikatakannya, tentunya dengan kegiatan ekstrakurikuler ini, minat bakat anak itu perlu disalurkan di satuan pendidikan.
“Misalnya kan anak-anak yang selalu aktif di bidang fisik ada kegiatan olahraga seperti karate, taekwondo, pencak silat. Jadi minat bakat itu tersalurkan di kegiatan seperti itu,” katanya.
“Daripada mereka di luar rame-rame misalkan mau berantem segala macem, itukan sebetulnya masa-masa mereka yang tidak tersalurkan baik itu dari potensi minat dan bakatnya, akhirnya kan mereka ikut-ikutan hal yang negatif,” sambungnya.
Selain itu, untuk siswa yang memiliki dan menyukai minat bakat di bidang seni, diupayakan agar mereka dapat mengembangkan bakatnya melalui program ekstrakurikuler yang diselenggarakan oleh masing-masing satuan pendidikan.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aas Arbi











