TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Ahmad Amarullah berbicara mengenai moto Akhlakul Karimah yang menjadi dasar bermasyarakat di Kota Tangerang.
Menurut Amarullah, ada baiknya moto Akhlakul Karimah dapat digali kandungan maknanya dan dirumuskan menjadi sebuah buku saku, sebagai pedoman masyarakat dalam menjalankan kehidupan dan pembentukan karakter masyarakat.
“Kita ingin moto Akhlakul Karimah bisa digali nilai-nilainya yang kemudian bisa menjadi bahan pembentukan karakter bagi masyarakat Kota Tangerang. Apasih poin-poin dari kandungan makna Akhlakul Karimah itu? Nah, ini yang perlu kita gali,” ujar Amarullah di Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Kamis 29 Februari 2024.
Amarullah mengatakan, Akhlakul Karimah sendiri sebetulnya bukan hanya diperuntukan hanya untuk umat Islam di Kota Tangerang, namun Akhlakul Karimah bermakna universal.
“Apakah Akhlakul Karimah itu hanya berlaku untuk Umat Islam? Tentu tidak. Akhlakul Karimah itu bersifat universial, yaitu Rahmatan Lil Alamin,” jelasnya.
Menurut Amarullah, sejauh yang ia ketahui belum ada buku yang memuat makna dan kandungan dari Akhlakul Karimah, sehingga ia berharap Pemkot Tangerang dapat memuat buku tersebut.
Ia mengaku siap jika UMT diminta dan dilibatkan dalam penyusunan dan perumusan buku tersebut.
“Siapa yang membuat? Ya, kan banyak akademisi, banyak ahli agama, kan dibentuk saja timnya, merumuskan. Tidak harus dikejar target, harus selesai kapan. Tapi paling tidak kita berkomitmen bahwa buku ini harus jadi,” ujarnya.
Menurut Amarullah, buku Akhlakul Karimah ketika sudah dicetak dapat dimanfaatkan sebagai buku saku, dan tidak hanya dibagikan kepada warga Kota Tangerang, tapi juga setiap pengunjung yang datang ke Kota Tangerang. (*)
Editor Bayu Mulyana











