LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Kusnaedi, seorang jurnalis televisi, menggagas gerakan tanam cabai dengan menanam 10.000 ribu bibit cabai bersama petani secara mandiri di Blok Cikahrukul, Desa Cileles, Kecematan Cileles, Kabupaten Lebak, Selasa, 5 Maret 2024.
Kusnaedi yang juga anggota Kelompok Tani Cisalak mengatakan, gerakan tanam cabai tersebut dilakukan secara mandiri tanpa bantuan dari mana pun.
“Sampai Akhir tahun 2024 kita berharap dapat mencapai ratusan ribu bibit cabai, jadi ini akan terus bergulir,” katanya kepada wartawan, Selasa 5 Maret 2024.
Target ratusan ribu bibit cabai bisa dipanen oleh para petani. Selain itu lahan tidur yang dikelola Kusnaedi bersama para petani ditanami pisang cavendis.
Kusnaedi berharap dengan gerakan tanam cabai tersebut dapat menciptakan kemandirian para petani cabai, untuk membantu perekonomian yang ada di Kabupaten Lebak.
Kusnaedi menuturkan, pemerintah untuk bisa membantu para kelompok tani dari segala peralatan pertanian untuk menunjang kebutuhan kelompok tani.
“Ini mampu menggerakkan potensi yang dimiliki. Ini sebagai upaya kelompok tani dalam pengendalian inflasi,” ujarnya
Selain itu, Kusnaedi menyebutkan masa tanam cabai hingga dapat dilakukan panen setidaknya 3 bulan. Ketika sudah dipanen dapat membantu menjaga kesetabilan harga cabai.
“Hitungan kami, cabai secara normal 3 bulan. Tapi usia petik tidak hanya satu kali, bahkan dapat 20 kali petik tergantung perawatannya,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi











