CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kembali memfasilitasi mudik gratis pada perhelatan Lebaran 2024.
Dengan mengusung tema ‘Mudik Gratis Penuh Berkah’, Pemkot Cilegon menargetkan sebanyak 40 bus yang diberangkatkan.
Walikota Cilegon, Helldy Agustian, mengatakan, layanan mudik gratis yang dicanangkan Pemkot bersama industri merupakan bentuk kepedulian dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu yang ingin pulang ke kampung halaman.
“Setiap tahun kita agendakan, untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, kami harap tahun ini kita bisa memberangkatkan 40 bus,” katanya usai melalukan rapat koordinasi persiapan mudik gratis 2024 di Aula Setda II Kota Cilegon, Selasa, 19 Maret 2024.
Pada kesempatan itu, Helldy meminta kepada perusahaan-perusahaan yang diundang dalam rapat tersebut untuk saling membantu dalam program mudik gratis.
“Karena bisa jadi kan karyawan dari mereka (industri) juga ada yang mau pulang kampung, jadi kami harapkan keikutsertaan industri lebih banyak lagi,” katanya.
Helldy juga menyampaikan, untuk mudik gratis tahun ini pihaknya menargetkan rute terjauh di Pulau Sumatra adalah Padang dan di Pulau Jawa adalah Surabaya.
“Jadi terus kita tingkatkan baik dari jumlah bus maupun jaraknya, karena tahun lalu paling jauh di Palembang, semoga tahun ini bisa ke Padang untuk di Pulau Sumatra,” terangnya.
Dia juga menargetkan yang bisa diberangkatkan program mudik gratis sebanyak 2.000 orang dengan kapasitas 40 bus.
“Kurang lebih 2.000 an warga yang bakal diberangkatkan. Jadi kalau ada 40 bus, dimana satu busnya diisi 50 orang, jadi sekitar 2.000 orang kurang lebih,” katanya.
Adapun pemberangkatannya, lanjut Helldy, bakal serentak dilakukan di depan Kantor Walikota Cilegon pada 5 April 2024.
“Jadi selain mendapatkan pemberangkatan gratis, para pemudik juga kita fasilitasi dengan makanan dan uang saku untuk buka puasa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, Heri Suheri, menambahkan, bagi masyarakat yang mau ikut program mudik gratis, cukup dengan menyiapkan KTP dan daftar offline di tempat yang disediakan.
“Dua atau tiga hari sebelum pemberangkatan bakal kita buka, sementara untuk pendaftaran rencana dibuka di kantor Dishub. Jadi kalau langsungkan supaya bisa kita verifikasi dan tidak ada istilah nitip-nitip,” tukasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











