TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, menanggapi permintaan Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, agar mau memindahkan Rekening Umum Kas Daerah (RKUD) ke Bank Banten.
Menurut Benyamin, hal itu tidak dapat dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. Sebab, Pemkot Tangsel sudah lebih dulu melakukan tanda tangan kerja sama dengan Bank bjb.
“Saya sudah menandatangani kerja sama dengan Bank bjb untuk penempatan RKUD di Bank bjb,” ujar Benyamin, Selasa, 19 Maret 2024.
Benyamin mengatakan, karena telah melakukan tanda tangan kerja sama dengan pihak Bank bjb, maka Pemkot Tangsel akan menajalankan komitmen kerja sama itu hingga tuntas.
Ia menambahkan, sulit bagi Pemkot Tangsel untuk mengubah kontrak kerja sama yang sudah disahkan bersama, terlebih upaya pemindahan RKUD atau kas daerah ini dilakukan pada pertengahan berjalannya kerja sama dengan Bank bjb.
“Tidak mungkin saya ubah (kerja sama yang sudah berjalan dengan Bank bjb),” ungkap Benyamin.
Sebelumnya, Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, meminta Bupati/Walikota se-Banten untuk miliki PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten bersama.
Salah satunya dengan memindahkan RKUD ke Bank Banten.
“Bank Banten milik bersama. Bupati/Walikota dengan kebantenannya dan semangat kebersamaannya membangun Bank Banten,” tutur Al.
Apalagi, pasangan berdirinya provinsi yang berdaulat adalah memiliki instrumen keuangan sendiri.
“Dan kita sudah mewujudkan Bank Banten,” tegasnya.
Saat ini, lanjutnya, background Direksi dan Komisaris Bank Banten beragam. Untuk jajaran komisaris, ada yang pernah menjabat di Densus 88 dan beberapa kali di Kejati.
“Penegakan hukum yang kuat menjamin trust. Bank Banten kita jaga betul,” tegas pria yang masih menjabat sebagai Sekda Banten definitif ini.
Bahkan, agar para Bupati/Walikota juga diberikan saham Bank Banten oleh Al Muktabar secara gratis.
Saat ini kepemilikan saham Pemprov Banten di Bank Banten sebesar 66,1 persen.
Berdasarkan ketentuan, kepemilikan saham Pemprov Banten minimal 51 persen. Untuk itu, selebihnya saham sekira 15 persen itu akan dibagikan kepada pemerintah kabupaten/kota agar mereka mempunyai rasa memiliki Bank Banten. (*)
Editor: Agus Priwandono











