KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT PLN Indonesia Power melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar meresmikan greenhouse yang berlokasi Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang.
Pembangunan greenhouse tersebut merupakan upaya UBP Banten 3 Lontar dalam hal mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, sehingga dapat meminimalisir potensi dampak kekeringan dalam budidaya labu madu (butternut pumpkin).
Tim Kreatif Desa Lontar, Anto (35) mengatakan, perubahan iklim yang cukup ekstrim telah mengganggu kegiatan pertanian. Namun, budidaya labu madu yang dilakukan oleh pihaknya dapat membantu penghasilan petani dan masyarakat.
“Selain air yang sulit didapat, dan bagaimana hal ini bisa menjadi solusi untuk menyiram tanaman. Alhamdulillah kami terbantu oleh PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar,” ucapnya, Kamis 21 Maret 2024
Kata Anto, pengiriman bantuan air tawar dari proses desalinasi pada unit water treatment melalui multi effect desalination (MED) informasinya akan dilakukan oleh UBP Lontar sebagai respons cepat tanggap bencana.
Kata dia , hal ini merupakan solusi penyelesaian masalah sementara yang bisa dilakukan saat ini.
“Sebab, melalui kajian sosial lingkungan yang telah dilakukan, pembangunan greenhouse merupakan langkah tepat mengatasi dampak perubahan iklim yang terjadi,” katanya.
Greenhouse seluas 30 x 9,5 meter ini yang berbahan dasar baja ringan diharapkan dapat melindungi tanaman dari cuaca dingin atau panas yang berlebih, termasuk hama yang tidak diinginkan.
”Saya berterima kasih kepada tim kreatif Desa Lontar yang tidak pernah menyerah di situasi apapun. Karena, hadirnya greenhouse ini dapat menjadi jawaban atas masalah kekeringan yang kita alami kemarin,”pungkasnya.
Sementara itu, Manager Administrasi UBP Lontar, Andi Dwi Laksono mengungkapkan, hadirnya greenhouse ini merupakan program budidaya Labu Madu yang memberdayakan masyarakat sekitar
“Saya berharap greenhouse ini dapat menjadi prasarana penunjang program, sekaligus sebagai wadah peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui hasil panen buah labu madu yang dibudidaya ini,” tutupnya.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aas Arbi











