PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkab Pandeglang telan selesai melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pandeglang tahun 2025.
Musrenbang RKPD merupakan musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam daftar usulan rencana kegiatan pembangunan desa maupun kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan Pemkab Pandeglang.
Musyawarah RKPD Kabupaten Pandeglang 2025 merupakan RKPD tahun terakhir diikuti oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita, karena habis masa jabatannya pada akhir tahun 2024.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang, Sutoto mengatakan, Musrenbang RKPD sudah selesai dilaksanakan pada hari Selasa, 19 Maret 2024.
“Musrenbang dibuka oleh Ibu Bupati (Bupati Pandeglang Irna Narulita). Yang menargetkan rencana kerja untuk peningkatkan laju investasi,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 22 Maret 2024.
Selain itu, Bupati juga meminta agar meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan mengoptimalkan Proyek Strategis Nasional yang dikerjakan di Kabupaten Pandeglang.
“Musrenbang RKPD merupakan agenda rutin dalam tahapan perencanaan pembangunan di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Bertujuan, untuk penyelarasan dan mengakomodir gagasan serta masukan dari seluruh komponen masyarakat. Sehingga nanti memiliki arah kebijakan terhadap pembangunan di Kabupaten Pandeglang.
“Tema utama pada Musrenbang RKPD 2025 terkait peningkatan laju investasi dan potensi pendapatan asli daerah (PAD) yang diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, Musrenbang RKPD 2025 merupakan yang terakhir.
“Musrenbang RKPD terakhir saya. Jadi saya menggebu-gebu mengingatkan ayok kita bangun bangkit pasca Covid-19,” katanya.
Pada masa pandemi, semua merasakan bahwa Covid-19 meluluhlantakan semuanya.
“Tapi yang (daerah) lain udah bangkit lagi udah bangun lagi. Macannya bangun dari tidurnya dan mengapa kita tidak itu harus berkolaborasi dengan swasta,” katanya.
Pelaksanaan Musrenbang RKPD 2025 diselaraskan dengan tema peningkatan laju investasi dan peningkatan potensi pendapatan asli daerah.
“Prioritas rencana kerja pemerintah daerah 2025 yakni peningkatan laju investasi dan peningkatan potensi pendapatan asli daerah,” katanya.
Bupati Irna berpendapat, investasi merupakan salah satu faktor utama untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan, peningkatan pendapatan daerah, dan kesejahteraan masyarakat Pandeglang.
“Untuk mewujudkan program pembangunan ini, tentu saja dibutuhkan kontribusi dari semua pihak. Mulai dari pemerintah, pihak swasta dan masyarakat,” katanya.
Sehingga, ke depan kebijakan serta arah pembangunan ini lebih efektif dan tepat sasaran. Oleh karena itu, ia mendorong agar PAD signifikan.
“Mengoptimalkan potensi pajak batuan logam dan minarba. Ada proyek strategis nasional Jalan Tol Serang-Panimbang,” katanya.
Di mana, proyek strategis nasional itu membutuhkan pasir, batu, tanah, dan lainnya yang diambil di muka bumi pertiwi ini.
“Maka mereka harus bayar pajak, karena memang tadi ada yang tidak tertarik. Ya semuanya 11 jenis obyek pajak daerah itu jangan sampai ada yang tidak tertarik untuk pembangunan infrastruktur,” katanya. (*)
Editor: Agus Priwandono











