SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang meminta agar masyarakat dapat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Hal itu dilakukan lantaran saat ini kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Serang pada tahun 2024 mengalami peningkatan.
Kasus DBD pada bulan Januari ditemukan sebanyak 44 kasus, dan bulan Februari mengalami lonjakan yang cukup signifikan sebanyak 112 kasus. Tahun ini hingga bulan Februari 2024 terdapat 156 kasus DBD.
“Oleh karena itu saya mengimbau kepada masyarakat supaya mau bareng-bareng dengan kita, PSN,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanudin, Jumat 5 April 2024.
Ia menilai, saat ini program fogging dianggap kurang tepat untuk menekan angka kasus DBD. Sebab, fogging hanyalah memberantas nyamuk dewasa saja, dan tidak sampai dengan jentik nyamuk.
“PSN yang penting, karena fogging itu hanya memberantas nyamuk dewasa saja. Nyamuk dewasanya mati tapi cikal bakal nyamuknya timbul lagi karena air yang tergenang tidak ngalir maka timbul lagi, jadi dewasa lagi, gigit lagi. Gak akan abis-abis permasalahanya,” katanya.
Sementara itu, Direktur Operasional Rumah Sakit Budiasih Kota Serang Tajuk Ibrahim mengatakan, saat ini terdapat 14 pasien yang ditangani oleh pihaknya akibat terjangkit DBD.
“Di Budiasih sih saat ini ada 14 kasus DBD, banyakan anak-anak dan hampir semua rumah sakit sampai wilayah Jakarta saja penuh. Terutama rumah sakit yang melayani BPJS itu overload,” ucapnya.
Ia mengatakan, saat ini rumah sakitnya sudah menyiapkan sejumlah pelayanan untuk para pasien, khususnya pasien yang terjangkit DBD.
“Kalau DBD di kita tidak ada yang meninggal, kami merasa tidak kewalahan karena ICU sudah siap. Bukan hanya sekadar ICU tapi benar-benar ICU, kami juga menyiapkan 112 kasur, ICU ada 11 kasur,” tuturnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aas Arbi











