CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon terus meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatannya dengan membangun Gedung Medical Center.
Pembangunan yang direncanakan memiliki lima lantai itu dilakukan dua tahap dengan menelan biaya sebesar Rp111 miliar.
“Pembangunan medical center RSUD Kota Cilegon dilakukan dua tahap, tahap 1 dimulai tahun ini dengan perkiraan pekerjaan 7 bulan dengan biaya di tahap ini sebesar Rp53 miliar,” kata Direktur RSUD Kota Cilegon Lendy Delyanto di sela kegiatan ground breaking pembangunan Gedung Medical Center RSUD Cilegon, Kamis 16 Mei 2024.
“Untuk tahap duanya, berlanjut nanti di tahun 2025 dengan anggaran sekitar 58 miliar,” sambung Lendy.
Untuk anggaran sendiri, lanjut Lendy, dirinya berupaya untuk tidak hanya bersumber dari APBD Kota Cilegon saja. Namun, terdapat juga pengajuan dari pusat.
“Kami mengikuti arahan Pak Walikota, kami mencoba ke pusat melalui Kemenkes, kalau memungkinkan juga kami ke PUPR pusat melalui provinsi, kami tetap mengupayakan ya, tapi kalau dari APBD Cilegon mah tetap menganggarkan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Lendy mengharapkan agar pembangunan tersebut berjalan lancar dan tidak ada kendala, serta mohon doa dan dukungannya untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
“Gedung medical center RSUD Kota Cilegon akan dibangun dengan lima lantai dan terdapat rooftop di atas gedungnya,” ujar Lendy.
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, bahwa peningkatan gedung RSUD untuk fasilitas pelayanan kesehatan terbaik itu sangat penting sebab kesehatan itu merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Makanya saya apresiasi kepada RSUD yang telah melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga kualitas pelayanan RSUD dapat terus meningkat, sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat, dan alhamdulillah juga Universal Health Coverage (UHC) kita sudah mencapai di angka 100 persen,” ucap Helldy.
Dengan begitu, lanjut Helldy, masyarakat Kota Cilegon saat ini dapat berobat dengan cara mudah, hanya menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja sudah bisa dilayani.
“Kalau sekarang berobat dengan UHC hanya tunjukan KTP saja ya, namun kita tetap berikan fasilitas yang terbaik untuk masyarakat Kota Cilegon,” tukasnya.
Pada ground breaking tersebut turut hadir Sekda Cilegon Maman Mauludin serta perusahaan pemenang tender yang membangun Gedung Medical Center RSUD Cilegon. (*)
Reporter: Raju
Editor: Agung S Pambudi











