SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Progres pembangunan Pasar Baros sudah hampir rampung yakni mencapai 90 persen. Bahkan penyerahan aset kepada pedagang ditargetkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dapat dilakukan pada Agustus 2024.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang Shinta Asfilian Harjani.
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari pihak pengembang yang membangun pasar Baros, proses pembangunannya sudah hampir rampung, bahkan diperkirakan, proses pembangunannya akan selesai pada bulan Juni 2024.
“Sekarang ini progresnya sudah sekitar 90 persen,” katanya, Selasa 21 Mei 2024.
Ia mengaku, telah merencanakan untuk penyerahan aset dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) ke Pemkab Serang direncanakan pada bulan Juli dan selanjutnya akan dilaunching sekaligus serah terima dari Pemkab Serang kepada para pedagang pada bulan Agustus mendatang.
“Kalau dari Kementerian sebenarnya Juni sudah selesai pembangunan, tapi proses administrasinya baru di Juli,” katanya.
Selain area pasar yang akan diserahkan kepada Pemkab Serang, ada aset lainnya yang akan diserahkan yakni berupa lahan parkir yang memanfaatkan lahan bekas Mapolsek Baros. Kedua aset terebut ditargetkan dapat diserahkan kepada Pemkab Serang pada bulan Juli.
“Jadi pas serah terima nanti sudah clear semua. Dipastikan tahun ini pasar Baros sudah beroperasi,” paparnya.
Sementara itu, Bendahara Forum Pedagang Pasar Baros Iwan Setiawan mengatakan, para pedagang sudah mendambakan dapat segera pindah ke area pasar baru yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
“Kalau lihat kontraknya pembangunan selesai bulan Juni. Mudah-mudahan saja tidak molor,” katanya.
Ia mengatakan, apabila sampai progres pembangunan pasar tersebut sampai molor dan proses serah terima dari Pemkab Serang ke pedagang tidak dilakukan dalam waktu dekat, akan membuat pendapatan para pedagang yang menurun ketika menempati pasar sementara.
“Pedagang tahunya Juni selesai dibangun dan langsung serahkan ke pedagang. Kalau serah terima Agustus kelamaan karena terus terang pendapatan kita di pasar sementara ini merosot,” ungkapnya. (*)
Editor: Abdul Rozak











