CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Bendahara DPD II Partai Golkar Kota Cilegon, Nikmatulloh, dikabarkan mundur dari jabatannya. Disebutkan, ia ingin pensiun dari dunia perpolitikan.
Hal itu dipertegas dengan surat pengajuan pengunduran dirinya sebagai Bendahara DPD II Partai Golkar, tertanggal 4 Juni 2024.
Dalam surat tersebut, ditulis bahwa dirinya menyatakan mengundurkan diri selaku anggota atau pengurus DPD II Partai Golkar Kota Cilegon, terhitung sejak dirinya menandatangani surat pengunduran diri.
Saat dikonfirmasi, Nikmattulloh membenarkan perihal pengunduran dirinya dari jabatan Bendahara DPD II Partai Golkar Kota Cilegon.
“Sebetulnya sudah lama (pengunduran) habis Pemilu itu, dan sebenarnya tidak ada permasalahan karena pengen pensiun saja, sudah pengen di rumah, karena kalau di politik kan waktu itu tidak sempat sering di rumah,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis 6 Juni 2024.
Dirinya juga mengungkapkan, bahwa pengajuan pengunduran diri dari pengurus DPD II Partai Golkar sudah ia lakukan sebanyak dua kali.
“Ini kedua kalinya saya mengajukan pengunduran diri, karena kata Ibu Ketua (Ratu Ati Marliati) DPD kan gak bisa cepat-cepat mencari penggantinya, jadi sebelum ada penggantinya saya dimohon bantu dulu, seperti tandatangan administrasi atau SPJ, karena kalau saya tidak tandatangan takutnya menghambat. Makanya, supaya mempertegas saya mengajukan secara tertulis,” terangnya.
“Karena janji Ibu Ketua kan janjinya habis Pileg, tapi habis Pileg saya masih diminta tandatangan lagi. Jadi saya ajukan lagi, dan suratnya saya tembuskan juga ke Pak Sekjen (Isro Mi’raj),” imbuhnya.
Dirinya juga membantah, bahwa pengunduran dirinya itu adanya keretakan di tubuh DPD II Partai Golkar Kota Cilegon.
“Bukan (isu retak) itu, karena saya juga jarang ngumpul, jarang rapat juga gak pernah datang, jadi saya mundur saja dan hanya ingin pensiun saja, karena saya tidak ada kepentingan dalam politik kalau sudah terjun bantu ya bantu samapi selesai,” ungkapnya.
“Karena motivasi saya itu jalin kekeluargaan saja, harus damai, jangan gara-gara politik tidak berteman makanya dari dulu saya mah tidak boleh ada keretakan itu,” tambahnya.
Disinggung dukungan kepada dua bakal calon Walikota Cilegon dari Partai Golkar Isro Mi’raj dan Robinsar dirinya mendukung semua.
“Ini kan belum tau siapa yang bakal maju atau direkomendasikan oleh DPP, kalau masalah dukung mendukung mah semua saya dukung,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, saat dikonfirmasi RADARBANTEN.CO.ID Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cilegon Ratu Ati Marliati masih belum merespon perihal pengunduran dari Bendahara DPD II Partai Golkar Kota Cilegon. (*)
Editor: Agus Priwandono











