SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banten terus berjalan, dan kini sudah memasuki tahapan pencocokan dan penelitian data pemilih alias coklit. Pada coklit ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten mengerahkan sedikitnya 32.940 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).
Ketua KPU Banten, M Ihsan mengatakan, coklit dilakukan selama satu bulan, dari 24 Juni 2024 hingga 24 Juli 2024.
Pada coklit ini, Pantarlih turun langsung secara door to door menghampiri para calon pemilih yang nantinya akan memberikan suara pada Pilkada serentak yang digelar November 2024.
“Hari ini Senin, 24 Juni 2024, telah dilaksanakan pelantikan petugas Pantarlih Pilkada Banten tahun 2024 berjumlah 32.940 Pantarlih yang tersebar di 16.985 TPS pada 8 Kabupaten/Kota Se Provinsi Banten. Usai dilantik para petugas langsung melakukan coklit,” kata M Ihsan kepada Radar Banten, Senin 24 Juni 2024.
Ia menjelaskan, petugas Pantarlih nantinya akan mendatangi rumah-rumah pemilih untuk melakukan Coklit data yang dimiliki oleh KPU dan disandingkan dengan Data Kependudukan yang dimiliki oleh pemilih seperti KTP-el, Kartu Keluarga, Identitas Kependudukan maupun Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Menurutnya, tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dan strategis bagi terselenggaranya Pilkada yang berkualitas.
“Tahapan ini menentukan tahapan Pemilu
selanjutnya misalnya untuk alokasi logistik, strategi sosialisai pilkada serta pemungutan dan penghitungan suara,” katanya.
Dirinya berharap kegiatan Coklit ini dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab dan dapat berjalan dengan lancar.
“Saya berpesan kepada Pantarlih dalam melaksanakan Coklit untuk melakukan koordinasi dengan PPS dan RT/RW, menggunakan atribut Pantarlih ketika bertugas, melaksanakan Coklit dengan mendatangi rumah-rumah pemilih secara langsung, mengisi formulir dan menempel Stiker Coklit dan membuat laporan Coklit,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











