CIPUTAT, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menaikkan insentif untuk kader Posyandu. Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, saat ini insentif yang diterima kader Posyandu sebesar Rp 1.350.000 dan dinaikkan menjadi Rp 1.500.000.
Syarat kenaikan insentif adalah ibu kader yang bekerja dua tahun.
“Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan, dimana sebelumnya insentif kader Posyandu kita itu Rp 1.350.000 dan di tahun ini akan mendapatkan Rp 1,5 juta per tahun,” ujarnya, Selasa, 25 Juni 2024.
Benyamin berharap dengan adanya kenaikan insentif kader Posyandu dapat meningkatkan kinerja para kader.
“Termasuk mensosialisasikan segala bentuk informasi dan edukasi terkait pencegahan dan penanganan seluruh kesehatan di Tangsel,” jelasnya.
Benyamin juga menginstruksikan seluruh kader Posyandu untuk lebih giat lagi menginformasikan program Ngider Sehat
Program ini menurutnya menjadi prioritas, dan tentunya menjadi cara Pemkot Tangsel dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sehat sejak dari rumah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, saat ini kader posyandu dituntut untuk memberikan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat lebih maksimal.
“Apalagi, di tengah perkembangan zaman yang begitu cepat, sehingga kader posyandu dibutuhkan pemahaman dan proses pembelajaran yang cepat pula,” jelasnya.
Menurut Allin, saat ini para kader posyandu juga dituntut dengan perkembangan zaman saat, termasuk menjalankan konsep siklus kehidupan di posyandu.
“Pelayanan harus sudah dilakukan sesuai siklus kehidupan, dari hamil sampai lansia. Jadi memang konsep posyandu sudah bukan hanya menangani bayi dan balita saja, tetapi satu siklus kehidupan,” tutupnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











