LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kisah inspiratif datang dari Agus (45), warga Desa Inten Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. Ia berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi warga di kampungnya melalui usaha camilan.
Agus mengungkapkan, dirinya memulai usaha camilan dari tahun 2016 hingga akhirnya usaha berjalan lancar dan bertahan saat ini.
Bahkan, dengan usaha yang proses produksinya di rumah tersebut berhasil membuka lapangan pekerjaan bagi saudara dan tetangganya.
“Jadi di sini kami produksinya macam-macam, ada basreng (baso goreng), kerupuk, sale, dan sistik, jadi macam kayak gitu. Jadi usaha ini sudah berjalan sudah 6,5 tahun dimulai dari tahun 2016,” kata Agus kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 27 Juni 2024.
Ia mengungkapkan, setiap hari omzet yang didapatkan hingga jutaan rupiah per hari. Menurutnya dari usaha camilan tersebut, dirinya bisa memperkerjakan 30 orang karyawan.
“Kalo omzet variasi ya pak, saya punya bagian pemasaran ada 7 orang, kadang yang satu orang itu ada yang dapat 2 juta, ada yang 1,5 juta, bahkan ada yang 1 juta, bahkan di bawah satu juta juga ada,” terang Agus.
Salah seorang karyawan Ati, menyampaikan dirinya sudah bekerja selama enam tahun di tempat milik Agus yang berada tidak jauh dari rumahnya..
“Disini saya bagian tukang menggoreng dan bagian membumbuin kadang juga bagian membungkus ya. Alhamdulillah ya kebantu buat suami dan mencukupi kebutuhan sehari-hari ya,” tuturnya.
Hal yang sama diungkapkan, Ellis salah seorang karyawan lainnya yang memulai usaha dari pemilik yang merintis pada tahun 2016 hingga saat ini.
“Jadi disini saya bagian membungkus kerupuk ya, jadi kerjanya sistemnya borongan dari pagi hingga sore. Jadi disini gajinya bisa sampe Rp 100 ribu per hari kadang lebih kalo barangnya lebih,” ucapnya.
Ia menambahkan, mengaku terbantu dengan adanya pekerjaan yang dilakukan saat ini, karena dekat dengan keluarga di rumah.
“Dulu saya kerja di Jakarta, Alhamdulillah saya terbantu karena dekat kelaurga dan rumah. Alhamdulillah terbantu buat jajan anak ya,” tandasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











