SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Lifter asal Kota Serang Rizki Juniansyah berhasil mempersembahkan emas bagi Indonesia pada Olimpiade Paris 2024 pada Jumat 9 Agustus 2024 dini hari. Pencapaian ini merupakan sejarah pertama kalinya cabang olahraga (Cabor) angkat besi Indonesia meraih medali emas di ajang multievent Olimpiade.
Kunjungan Radarbanten.co.id ke tempat latihan Rizki Juniansyah (Bulldog Gym Banten) disambut oleh Ayahanda sekaligus pelatih Rizki Juniansyah, Mohammad Yasin dan Kakak Kandung Rizki Juniansyah yakni Randy Maulida Yasin.
Ayahanda Rizki, Mohammad Yasin mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang luar biasa yang diraih anaknya tersebut yang merupakan medali emas pertama dalam sejarah pada cabor angkat besi di Olimpiade.
“Saya sangat terharu atas capaian Rizki meraih medali emas pertama dalam sejarah angkat besi di Olimpiade, ini capaian yang luar biasa,” katanya.
Dikatakannya, untuk meraih kesuksesan tersebut, Rizki selalu berlatih dengan penuh disiplin setiap hari, dimana pelatihnya adalah sang ayah yang juga merupakan mantan atlet angkat besi nasional.
Selain disiplin berlatih, lanjutnya, ia selalu menekankan untuk selalu rendah hati, tidak sombong dan mengutamakan sopan santun dalam setiap bertanding.
“Sejak kecil saya tekankan untuk selalu rendah hati, tidak jumawa dan menjaga sopan santun kepada sesama atlet, official, penilai, lawan atau lainnya, sebelum ataupun sesudah bertanding,” lanjutnya.
Diketahui, Rizki Juniansyah berhasil menyabet emas pada cabang angkat besi di Olimpiade dengan total angkatan total 354 kg kg diikuti Lifter Thailand, Weeraphon Wichuma, merebut medali perak dengan total angkatan 346 dari snatch dan clean & jerk. Dimitrov Bozhidar merebut perunggu dengan total angkatan 344. (*)
Reporter: Eko Fajar
Editor: Agung S Pambudi











