PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Universitas Terbuka (UT) mendorong penguatan optimalisasi sumber daya lokal dan kelestarian lingkungan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Nasional 2024 di Desa Kurungkambing, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.
Rektor UT, Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph.D., mengungkapkan bahwa program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Nasional 2024 bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.
Dalam program ini, UT mengusung tema ‘Optimalisasi Sumber Daya Lokal’ dengan fokus pada peningkatan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan pengembangan keterampilan.
“UT hadir untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin cerdas dan terampil. Kami berkomitmen untuk berbagi pengetahuan guna mengoptimalkan sumber daya lokal demi pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan keterampilan,” ungkap Prof. Ojat saat pembukaan PkM Nasional 2024 di DM Tirta Persada, Rabu, 21 Agustus 2024.
Ia menjelaskan, potensi lokal di Desa Kurungkambing meliputi sektor pertanian, perikanan, kerajinan tangan, serta berbagai kearifan lokal yang dapat dikembangkan sebagai sumber pendapatan tambahan bagi warga.
UT akan mendukung pengembangan potensi ini melalui program PkM Nasional 2024, melibatkan empat fakultas sesuai dengan keahlian masing-masing.
“Untuk mendukung pengembangan desa, UT melibatkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, dan Fakultas Sains dan Teknologi,” jelasnya.
Dia berharap, melalui dukungan dari keempat fakultas tersebut, potensi lokal di Desa Kurungkambing dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Dengan pemanfaatan sumber daya manusia yang ada, kami berharap bisa memberikan kemajuan bagi masyarakat Desa Kurungkambing,” harapnya.
Program ini juga mencakup pemanfaatan teknologi untuk pengembangan ekonomi lokal.
UT akan memberikan bantuan terkait teknologi, termasuk penyediaan alat dan literasi digital kepada aparatur desa dan kecamatan agar mereka dapat memanfaatkannya secara efektif.
“Sebagai bagian dari program ini, kami juga menyediakan sarana seperti laptop yang terhubung ke internet untuk mempromosikan dan memasarkan produk desa ke luar wilayah,” tuturnya.
Menurutnya, PKM di Desa Kurungkambing mengedepankan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat desa secara aktif dalam setiap tahap pelaksanaan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.
Pendekatan ini diharapkan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam menentukan arah pengembangan desa mereka.
Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kecamatan Mandalawangi, Iriyadi, menyambut baik kehadiran UT di Desa Kurungkambing.
Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemberdayaan dan kemampuan perangkat desa.
“Program ini juga melibatkan empat fakultas, yang tidak hanya meningkatkan tata penyelenggaraan pemerintahan, tetapi juga menyediakan fasilitas untuk mengelola database serta membuat website desa. Ini akan mempermudah penyampaian informasi kepada masyarakat desa,” tandasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











