SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tina Sulastri (24) tewas di Jalan Raya Serang-Banten Lama, tepatnya di Kampung Pamindangan, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu, 1 September 2024.
Perempuan asal Lingkungan Kebaharan, RT 003 RW 003, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, tersebut tewas usai terlindas bus pariwisata King Trans.
Informasi yang diperoleh, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Kecelakaan berawal saat korban bersama bayi bernama Calista (6 bulan) dibonceng Nurhalim (26) dengan menggunakan motor Honda Scoopy dengan nomor polisi A 4731 DR.
Tiba di lokasi kejadian, Nurhalim bermaksud menyalip bus yang dikemudikan oleh Asgori (38), warga Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, dari sisi kiri.
Nahas, saat akan menyalip tersebut, stang motor yang dikendarai Nurhalim bersenggolan dengan badan bus hingga membuat motor hilang kendali.
Motor terjatuh bersama tiga orang yang ada di atasnya.
Akibatnya, korban Tina Sulastri masuk ke kolong bus dan terlindas roda belakang.
Korban tewas di lokasi kejadian dan telah dievakuasi petugas Kepolisian ke rumah sakit.
Kasatlantas Polresta Serang Kota, AKP Bevan Raga Utama, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Ada satu korban meninggal dunia,” ujarnya.
Bevan mengatakan, selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan bayi yang dibawa korban mengalami luka-luka.
Bayi tersebut saat ini dalam penanganan petugas medis di RSUD dr Dradjat Prawiranegara.
“Ada satu korban luka, saat ini dalam penanganan petugas rumah sakit,” katanya.
Ia membenarkan, saat kejadian, pengendara motor bermaksud menyalip kendaraan bus yang melaju dari arah Banten Lama.
Namun, saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut terjatuh karena stangnya bersenggolan dengan badan kiri bus.
“Pengendara motor diduga memaksakan diri menyalip dari sisi kiri dan ruang sempit,” tuturnya didampingi KBO Laka Polresta Serang Kota, Ipda Dedi Yuanto.
Editor: Agus Priwandono











