SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penyebab kecelakaan yang dialami oleh Dosen Universitas Trisakti, Masagus Ahmad Azizi (54), di Lingkungan Kemang Pusri, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Senin pagi, 17 Maret 2025, terungkap.
Menurut warga, kecelakaan yang membuat Masagus meninggal dunia itu karena palang pintu perlintasan dalam kondisi terbuka, meskipun kereta api akan melintas.
“Infonya terbuka,” ujar warga yang enggan disebut namanya, Selasa, 18 Maret 2025.
Diduga, palang pintu perlintasan kereta api tersebut terbuka karena petugas jaga berinisial AN dalam kondisi tertidur lelap.
“Lagi tidur infonya,” katanya.
Tabrakan yang dialami korban tersebut membuat mobil Mitsubishi Pajero Sport terpental.
Bahkan, mobil berwarna hitam yang dikendarai korban tersebut sempat menghantam beton dekat pos perlintasan sebelum terpental hingga sekitar 15 meter.
“Nabrak sini (menunjukkan tempat beton) kemudian mental ke sana, saluran irigasi itu rusak (dihantam mobil),” ungkapnya.
Kasatlantas Polresta Serang Kota, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bevan Raga Utama mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.
Saat kejadian, mobil dengan nomor polisi A 1121 UM itu masuk ke jalur perlintasan rel kereta dan tertabrak kereta api jurusan Merak-Rangkasbitung.
“Kejadiannya tadi pagi sekira pukul 05.30 WIB. Ada dua korban, satu korban meninggal dunia, satu korban lagi mengalami luka. Korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya didampingi Ps Kanit Gakkum Satlantas Polresta Serang Kota, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Dedi Yuanto.
Bevan mengatakan, sebelum kejadian mobil berwarna hitam yang dikemudikan oleh MA (Masagus Ahmad Azizi) dan berpenumpang MSQ (21) melaju dari Kemang Pusri menuju Serang Timur.
“Kendaraan dari arah Kemang Pusri ke arah Serang Timur,” kata pria asal Lampung ini.
Ditanya terkait penyebab kecelakaan tersebut, perwira pertama Polri ini belum dapat menjelaskannya karena korban masih dirawat di rumah sakit.
“Penumpangnya belum dapat dimintai keterangan. Yang bersangkutan syok,” kata Bevan.
Ps Kanit Gakkum Satlantas Polresta Serang Kota, Ipda Dedi Yuanto menambahkan, pasca kecelakaan tersebut, mobil yang dikemudikan korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Untuk kendaraan sudah dievakuasi dengan menggunakan mobil derek. Untuk lalu lintas sudah berjalan normal,” tuturnya.
Editor: Agus Priwandono











