LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lebak melakukan inspeksi mendadak (Sidak) peredaran produk hewan di kios daging dan telur di Rangkasbitung, Jumat 11 Oktober 2024.
Sidak atau pengawasan dilakukan untuk menciptakan ketentraman batin masyarakat dalam mengkonsumsi produk hewan yang aman, sehat, utuh dan halal (ASUH).
“Kita memang rutin melakukan pengawasan terhadap daging dan telur yang dijual belikan di kios-kios di Rangkasbitung, dengan menhamnil sempel yang akan di cek di laboratoriun,” kata Kepala Disnakkeswan Lebak Rahmat Yuniar, Jumat 11 Oktober 2024.
Pengawasan dilaksanakan dengan mendatangi unit usaha yang menjual produk hewan di kecamatan Rangkasbitung.
“Pengawasan berupa pemeriksaan dsn kelengkapan dokumen asal produk hewan,” kata mantan kepala Dinas Pertanian Lebak ini.
Selain kegiatan pemeriksaan, kata Rahmat pihaknya juga memberikan edukasi kepada para pedagang daging ayam mengenai tips untuk mencegah cemaran mikroba saat menjajakan dagangannya.
Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan keamanan pangan produk asal hewan yang beredar di masyarakat.
“Kami juga melakukan pengawasan langsung ke rumah potong hewan (RPH),” katanya.
Sementara itu Sardi penjual daging sapi di lapak kios Rangkasbitung menjamin daging sapi dan kerbau yang dijualnya layak untuk dikonsumsi.
“Sejauh ini kita menjamin kualitas daging selalu kita utamakan dan tak ada keluhan dari pelanggan soal kualitas. Begitu juga saat petugas Disnakkeswan melakukan pemeriksaan dagibg kita dinyatakan baik,” katanya.
Reporter: Nurabidin.
Editor: AGung S Pambudi











