PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan kendaraan motor dan mobil terjaring dalam razia Operasi Zebra Maung 2024 yang digelar Satlantas Polres Pandeglang di sekitar Tugu Jam Alun-Alun Pandeglang.
Kendaraan-kendaraan tersebut diketahui melanggar berbagai aturan lalu lintas selama operasi berlangsung.
Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Pandeglang, Ipda Taufik Firdaus, menyampaikan bahwa pada hari pertama pelaksanaan Operasi Zebra Maung 2024, sebanyak 10 kendaraan terjaring razia karena melanggar aturan lalu lintas.
“Hari pertama operasi ini, telah tercatat sekitar 10 kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas secara kasat mata,” ungkapnya, Senin,14 Oktober 2024.
Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut, satu unit truk tronton ditilang karena melintasi area perkotaan di luar jam yang diizinkan. Sementara, sembilan sepeda motor ditindak karena menggunakan knalpot racing dan yang tidak mengenakan helm.
“Surat-surat kendaraan seperti STNK, yang melanggar kami tilang sebagai tindakan tegas, namun untuk kendaraan yang disita atau diamankan tidak ada,” jelasnya.
Ia menyampaikan, pihaknya menetapkan target penindakan berupa 33 tilang manual dan 100 teguran.
Hingga saat ini, data sementara yang terinput melalui sistem e-turjawali, sebanyak 360 pelanggaran yang ditemukan dari hasil pengawalan, patroli, dan penjagaan.
“Namun angka tersebut belum sepenuhnya tercapai karena operasi baru berjalan,” tuturnya.
Selain penindakan, anggota Satlantas Polres Pandeglang juga memberikan edukasi kepada pengendara dengan membagikan brosur berisi himbauan keselamatan berkendara. Operasi Zebra Maung 2024 ini akan berlangsung dari tanggal 14-17 Oktober 2024.
Taufik menyebutkan bahwa kesadaran berlalu lintas di Pandeglang masih rendah, terutama dengan dominasi pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor.
Taufik mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengguna kendaraan, untuk lebih tertib berlalu lintas selama Operasi Zebra Maung 2024.
Operasi tersebut digelar dalam rangka mendukung kelancaran pelantikan Presiden mendatang.
“Namun, bukan berarti penindakan hanya dilakukan dalam rangka pelantikan Presiden. Operasi ini akan terus berlanjut agar angka kecelakaan di Kabupaten Pandeglang bisa menurun. Saat ini, tingkat kecelakaan mengalami peningkatan sekitar 20 persen sebelum operasi dilaksanakan,” tambahnya.
Melalui operasi ini, diharapkan masyarakat lebih disiplin dalam berkendara demi keselamatan dan ketertiban di jalan.
Editor: Agus Priwandono











