• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Netizen Keluhkan Tarif Bus Murni vs Asli Prima yang Asal Tembak, Dishub Pandeglang Angkat Bicara

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 18 Oktober 2024 14:25
in Pandeglang, Utama
0
Netizen Keluhkan Tarif Bus Murni vs Asli Prima yang Asal Tembak, Dishub Pandeglang Angkat Bicara
0
SHARES
151
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Moda transportasi bus menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk bepergian, terutama di daerah Banten.

Namun, baru-baru ini, muncul keluhan dari netizen mengenai tarif bus Murni dan Asli Prima yang dinilai tidak jelas dan sering kali asal tembak.

Keluhan ini mencuat di media sosial setelah beberapa pengguna rutin bus tersebut menyampaikan pengalaman mereka.

Berdasarkan unggahan di akun Instagram @radarbantenofficial dan @infopandeglang, netizen mengkritik tarif bus yang tidak konsisten serta gaya mengemudi yang ugal-ugalan.

Salah satu warganet yang juga merupakan pengguna transportasi itu menuturkan bahwa bukan dari masalah cepatnya tetapi terkait tarif yang cenderung tak sesuai alias asal tembak

“Bukan masalah super cepatnya tapi masalah tarif nya ngeri kadang enggak sesuai,” kata @rohmatsaputra02.

“Tarifnya seenak jidat gak sih?” ucap tulis @altar.izzy.

Netizen juga mengomentari bukan soal tarif yang selangit, terkadang kenek bus yang dianggap perilakunya kerap emosian.

“Bukan cuma tarif yang ngeri tapi kenek nya emosian ngajak gelut,” tulis @yudierlangga41.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Lalu Lintas (Lalin) pada Dishub Pandeglang, Yat Hidayat, mengatakan bahwa terkait dengan keluhan tarif bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) aturan regulasinya itu naungannya ada di BPTD Kelas II Banten.

“Regulasi aturannya itu ada di BPTD Kelas II Banten yang di situ ada penunjukkan, jadi keluhan segala macem terkait dengan tarif dan segala apa pun juga yang bermain dengan kendaraan AKAP itu adanya di BPTD Kelas II Banten,” ungkapnya saat dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 18 Oktober 2024.

Ia menjelaskan, kalau dulu memang ada pelimpahan kewenangan di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, tetapi sekarang sudah ada pelimpahan kewenangan sejak dari 2017.

“BPTD itu menunjukkan kepala terminal tipe A jadi kepala terminal tersebut ada dib bawah BPTD itu yang ada di Tarogong, jadi kalau ada keluhan baik itu seperti tarif kemudian layanan itu silahkan langsung ke kepala terminal tipe A,” jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa Dishub Kabupaten Pandeglang hanya mengurus kendaraan angkutan dalam kota terkait dengan trayeknya kemudian dengan jurusannya.

“Adapun ada masalah keluhan tarif yang dikeluarkan oleh kendaraan AKAP itu ada dibawah naungan terminal Tarogong tipe A,” ucapnya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: angkutan antar kotaBantenbptd kelas ii bantenbus asli primabus murniDishub Kabupaten Pandeglangkabupaten pandeglangKeluhan tarifmoda transportasiPandeglangTerminal
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pelatihan Tanggap Darurat Kebencanaan Pada Puluhan Anggota Tagana

Next Post

Perekonomian Banten Diproyeksikan Tumbuh Tahun Depan

Next Post
Perekonomian Banten Diproyeksikan Tumbuh Tahun Depan

Perekonomian Banten Diproyeksikan Tumbuh Tahun Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

Hari Kedua Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil

by Yusuf Permana
Rabu, 9 September 2026 21:37
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tim SAR Gabungan memperluas pencarian 5 jurnalis yang hilang kontak setelah berada di dalam speedboat di Perairan...

250 Personel Dikerahkan Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Ombak dan Angin Kencang Jadi Kendala Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Saat Peliputan Erupsi Gunung Anak Krakatau 

by Fahmi
Rabu, 9 September 2026 21:28
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pencarian rombongan jurnalis yang hilang saat peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau terkendala ombak dan angin kencang. Meski...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.