LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pasangan Calon Bupati Lebak dan Wakil Bupati Lebak, Sanuji Pentamarta dan Dita Fajar Bayhaqi, sudah menyiapkan 13 program kerja untuk kesejahteraan masyarakat Lebak.
Program yang disiapkan Sanuji-Fajar merupakan janji yang disiapkan untuk masyarakat Lebak. Tentunya program tersebut diharapkan mampu menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Lebak baik yang ada di perkotaan dan pelosok.
“Selama beberapa kali kunjungan atau blusukan ke wilayah. Pertama, tentu lapangan pekerjaan, masih banyak pengangguran. Faktanya memang masih banyak yang yang nganggur walaupun kadang-kadang tidak tercatat sebagai pengangguran. Karena petani, peternak di kebun, di hutan, mereka sebenarnya tidak punya penghasilan yang cukup,” kata Sanuji kepada wartawan, Rabu, 16 Oktober 2024.
Ia menjelaskan, selain kesehatan dirinya mempunya program sekolah gratis.
Diketahui, sekolah gratis merupakan upaya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Lebak.
Lebih lanjut, langkah upaya tersbut untuk menekan angka lulusan SD dan SMP di Lebak. Sehingga kedepannya warga Lebak minimalnya bisa sekolah lulusan SMA.
“Lebih murah, dan kita akan dorong gratis pendidikan ini. Pendidikan yang lebih terbuka, pendidikan untuk semua. Masih banyak lulusan SD, SMP di kita. Ini harus kita tingkatkan, supaya tidak ada lagi lulusan SD, SMP di Lebak kecuali lulusan SLTA,” terangnya.
Sementara itu, Dita Fajar Bayhaqi menuturkan bahwa dirinya sudah menyiapkan program atau bantuan khusus untuk londok pesantren dari segi prasarana Ibadah serta Program Telur Gratis untuk Santri.
“Semoga lancar, saya mohon bantuan dan doa untuk kelancaran saya, insya Allah ketika nanti saya terpilih kita akan berfokus kepada program yang memperhatikan pondok pesantren terutama program bantuan khusus prasarana ibadah dan Program Telur Gratis untuk Santri agar para Santri selalu sehat,” ungkapnya.
Sanuji-Fajar mengusung Visi Lebak Bersinar (Bersih, Sinergi, Adil, Religius) dan mengusung lima misi, yakni:
1. Meningkatkan kinerja tata kelola pemerintahan yang responsif, professional, transparan dan akuntabel.
2. Meningkatkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
3. Meningkatkan perekonomian melalui pemberdayaan masyarakat, perluasan investasi daerah berbasis potensi lokal.
4. meningkatkan layanan infrastruktur yang merata dan terpadu.
5. menjaga kualitas lingkungan hidup, keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sementara itu, 13 Program kerja yang disiapkan yaitu:
1. Lapangan kerja
– pelatihan magang dsn sertifikasi
– bantuan modal untuk umkm
– pemasaran hasil pertanian
2. Mobil ziarah untuk majelis talim.
3. Tunjangan daerah bagi insentif guru.
4. Kenaikan insentif untuk guru ngaji & madrasah.
5. Kenaikan add & dbh bagi desa.
6. Kenaikan honor RT dan RW.
7. Kenaikan honor kader posyandu.
8. Jalan poros desa yang layak, aman & nyaman.
9. Akses internet yang lancar.
10. Tambahan jaminan kesehatan yang gratis bagi keluarga yang tidak mampu.
11. Pendidikan gratis.
12. Pembangunan gor di setiap kecamatan.
13. pemecahanan Kabupaten Cilangkahan 2026.
Editor: Agus Priwandono











