KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melakukan audit terhadap pelaksanaan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (Perumdam TKR).
Audit terhadap RPAM Perumdam TKR dilakukan pada tanggal 23-24 Oktober 2024.
Sebelumnya, audit juga sudah dilakukan di 10 lokasi milik Perumdam TKR pada 20 Mei 2024 – 14 Juni 2024.
Ketua Auditor Kemenkes RI,
Zulkifli Lubis, didampingi Adminkes Kemenkes RI, Anita Rentauli Gultom, serta perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Olivya Haqque Zandya, mengatakan, pihaknya ingin memastikan kelengkapan dokumen serta melakukan pembinaan terkait kualitas air minum RPAM Perumdam TKR.
“Aduit bertujuan agar pengelolaan air minum berjalan dengan efektif dan terciptanya air minum yang aman sesuai dengan standar nasional yang berlaku, dengan menggunakan pendekatan sistem manajemen risiko,” ungkap Zulkifli dalan siaran pers yang diterima, Jumat, 25 Oktober 2024.
Menurut Zulkifli, selama dilaksanakannya audit, auditor akan melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen serta tinjauan lapangan ke beberapa Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumdam TKR.
Usai melaksanakan audit tahap dua, pihaknya berharap,.seluruh kelengkapan dokumen dan tinjauan lokasi sudah terpenuhi, maka berdasarkan rekomendasi auditor dan evaluasi hasil audit, Kemenkes RI akan menerbitkan Sertifikat Audit RPAM.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumdam TKR, Sofyan Sapar, menambahkan, tujuan dilaksanakan audit oleh Kemenkes RI adalah untuk memastikan kualitas air minum Perumdam TKR tetap terjaga mutunya.
Audit RPAM tahap dua oleh Kemenkes RI menyasar IPA di wilayah Gading Serpong dan semua IPA wilayah cabang Perumdam TKR.
Sofyan menegaskan, penerimaan audit oleh Kemenkes RI juga merupakan salah satu komitmen perusahaan untuk dapat menjalankan dan mengimplementasikan RPAM dengan baik.
“Kita harus melaksanakan RPAM dengan benar dan sesuai aturan yang berlaku, RPAM ini memang perlu dilakukan audit supaya perusahaan juga bisa tetap konsisten dalam pelaksanaannya,” tegasnya.
Editor: Agus Priwandono












