SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Para atlet dan pelatih yang berprestasi pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024 Solo, Jawa Tengah diberikan penghargaan.
Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Banten Yoyoh mengatakan, pihaknya mengirimkan 42 atlet dan 35 pelatih dan official. “Alhamdulillah kami mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu,” ujarnya.
Ia mengatakan, Banten meraih dua medali emas atas nama Rifor Marangga untuk cabang olahraga (cabor) para atletik lari 200 meter putra T38 dan Handayani cabor boccia individu puteri BC1.
Kemudian, satu medali perak diperoleh Rifor Marangga untuk cabor para atletik lari 100 meter putra T38. Selanjutnya, empat medali perunggu yang diperoleh Sri Rahayu cabor tenis meja tunggal putri nasional kelas 5, Sri Rahayu cabor tenis meja tunggal putri elite kelas 5, M Lucky Hidayat cabor para atletik lompat jauh T42, serta Ari Pinantoro dan M Raditya Putra Hidayat cabor para bulutangkis ganda putera nasional uper 5E17.
“Alhamdulillah NPCI Provinsi Banten menduduki peringkat 20 dari 34 provinsi dan hampir mencapai target dari dua emas, dua perak, dan empat perunggu serta peningkatan peringkat dari Peparnas XVI Papua yaitu peringkat 22. Semoga Peparnas yang akan datang bisa lebih baik lagi,” tuturnya.
NPCI Provinsi Banten juga sudah mengagendakan pembinaan jangka panjang di tahun 2025. “Semoga bisa terlaksana agar bisa meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Yoyoh.
Untuk persiapan Peparnas 2028 di NTB NTT, ia mengaku NPCI Provinsi Banten juga akan mengadakan persiapan penjaringan atlet pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) tahun 2026 dengan tuan rumah Kota Tangerang Selatan.
“Dan menginformasikan bahwa salah satu atlet NPCI Provinsi Banten cabor boccia atas nama Handayani telah dipanggil oleh NPC Pusat Indonesi di bulan November untuk mengikuti Pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas) untuk persiapan pada event Asean Para Games di Thailand tahun 2025,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengaku sangat bangga terhadap pencapaian yang telah dicapai oleh NPCI Provinsi Banten dengan menduduki peringkat 20 dari sebelumnya peringkat 22 di Peparnas XVI Papua.
“Mungkin terlihat tidak signifikan karena hanya mengalami peningkat 2 peringkat, namun menurut saya ini sangat luar karena sudah berjuang dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan hasil tersebut. Mungkin saya sendiri tidak dapat melakukannya apalagi ini bagi teman-teman disabilitas,” ujarnya.
Ia berharap semoga ke depan ada lagi atlet-atlet yang berprestas. “Semoga juga ada Handayani-Handayani lain yang bisa membawa nama baik Banten untuk mengikuti event internasional,” tuturnya.
Editor : Aas Arbi











