SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten telah menyudahi reses masa sidang pertama tahun 2024-2029, hasil reses mereka pun disampaikan dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Banten, Selasa 12 November 2024.
Paripurna itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo dan didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Banten Barhum, dan Eko Susilo. Paripurna ini juga dihadiri oleh Penjabat Gubernur (Pj) Banten Al Muktabar dan jajarannya.
Berdasarkan pantauan, hasil reses dibacakan oleh perwakilan daerah pilih (Dapil). Mereka membacakan perihal aspirasi dari warga yang disampaikan pada masa reses itu. Menyampaikan hasil reses dapil Tangerang, Abraham Garuda Laksono mengaku mendapatkan ribuan aspirasi dari warga Banten.
Ia menuturkan, aspirasi yang pihaknya dapati meliputi empat sektor yakni pembangunan, pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan. Pada sektor pendidikan, pihaknya mendapati laporan sekolah negeri di jenjang SMA yang siswanya melebihi daya tampung.
“Untuk mengatasi ini kita harus kreatif, saya kerap menyampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk tidak hanya melakukan pemenuhan jangka panjang dengan membangun bangunan sekolah baru, tetapi kita juga pemenuhan jangka pendek. Karena nggak mungkin anak-anak kita disuruh nunggu tiga tahun, nunggu bangunan sekolah jadi,” kata Abraham saat ditemui usai paripurna.
Pihaknya pun menyarankan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memaksimalkan peranan sekolah swasta yang ada. Hal itu dianggap dapat menjadi suatu solusi jangka pendek, selagi membangun ruang kelas baru untuk sekolah negeri.
“Kenapa tidak kita memaksimalkan juga sekolah-sekolah swasta, yang mana kita bisa mendapatkan pendidikan yang proper, juga kurikulum yang sesuai. Jadi kita bisa menampung semua anak-anak, karena perlu diakui bahwa kebutuhan ruang belajar semakin tinggi,” saran Politisi PDIP ini.
Lalu pihaknya juga menerima aspirasi perihal lapangan pekerjaan. Katanya, banyak warga yang mengeluhkan akan sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan, hal ini tentunya akan berdampak pada angka pengangguran dan tingkat kesejahteraan warga Banten.
Untuk itu, anggota DPRD Banten termuda ini mendorong agar perusahaan-perusahaan di Banten untuk memprioritaskan warga lokal agar dapat bekerja di perusahaannya. “Jadi tidak perlu lagi ada masyarakat harus pindah daerah, bahkan meninggalkan keluarganya, tidak. Tadi juga kita berharap adanya job fair di setiap daerah. Sehingga setiap masyarakat diberikan kesempatan yang sama untuk bekerja,” imbuhnya.
Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Wibowo berharap hasil reses yang merupakan aspirasi dari warga Banten ini dapat ditindaklanjuti oleh Pemprov Banten.
“Kita berharap, hasil reses ini dapat menjadi acuan bagi Pemprov Banten untuk merumuskan atau menjalankan program kerjanya agar tepat sasaran sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh masyarakat saat ini,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











