KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Lebih dari 1.500 pelaku ekononi digital yang terdiri dari profesional teknologi, pelaku bisnis, dan pendiri startup dipertemukan Sinar Mas Land pada ajang DNA Leadership Summit 2024.
Kegiatan bertajuk “Network with Influential Leaders & Learn Their Winning Tactics” ini diselenggarakan pada 14-15 November 2024, di Marketing Office BSD City, Kabupaten Tangerang.
CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, mengungkapkan, di era digital yang serba cepat dan dinamis, pelaku ekonomi dihadapkan pada berbagai tantangan bisnis modern yang kompleks.
“Melalui event ini, ribuan partisipan mendapatkan wawasan baru untuk menghadapi tantangan bisnis modern, kepemimpinan yang efektif di era digital, meningkatkan kolaborasi lintas industri, dan mendukung inovasi teknologi,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima, Senin 18 November 2024.
Irawan mengatakan, DNA Leadership Summit menjadi momen yang sangat tepat bagi para pelaku ekonomi masa depan untuk belajar dan berbagi pengalaman, untuk kemudian dapat memperkuat ekosistem bisnis dan teknologi di Indonesia.
Sementar itu, Pj Bupati Tangerang, Andy Ony dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, mengapresiasi Sinar Mas Land atas terselenggaranya DNA Leadership Summit.
Menurutnya, di era digital saat ini bukan saja harus mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi, tetapi harus mampu menjadi pemimpin dalam inovasi yang akan mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.
“Saya juga berharap acara ini dapat menghasilkan ide-ide serta solusi terbaik yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan digital di Indonesia, sehingga kita dapat terus maju dan menjadi pemimpin yang tangguh di tengah persaingan global,” ujarnya.
Dalam sesinya yang bertajuk “The Role of Partnerships in Today’s Digital Economy”, Bayu Seto, Partner of Living Lab Ventures mengatakan, dalam ekonomi digital saat ini, kemitraan strategis baik di tingkat lokal maupun global adalah fondasi utama untuk mendorong inovasi dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
“Kami melihat kolaborasi lintas sektor dan lintas negara dapat memperkuat ekosistem digital yang inklusif dan dinamis, memperluas jangkauan teknologi, serta menghadirkan solusi yang relevan dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kemitraan global memungkinkan Indonesia untuk terhubung dengan peluang ekonomi internasional, membuka akses pada pasar baru, teknologi, dan praktik terbaik yang dapat mempercepat transformasi digital di dalam negeri.
Editor: Aas Arbi











