SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan karyawan pabrik sepatu PT Nikomas Gemilang, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, mengalami kesurupan massal.
Dalam video yang beredar, terlihat beberapa pegawai memegangi karyawan yang kesurupan. Ada karyawan yang tergeletak, sementara lainnya terduduk dan dipegangi oleh karyawan lain.
Ketua SPN PT Nikomas, Suprihat, mengatakan bahwa kejadian kesurupan massal itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Awalnya hanya satu karyawan yang kesurupan, namun lama-kelamaan kejadian tersebut menular ke karyawan lainnya.
“Tadinya satu, lalu kemudian menular ke yang lain. Total ada sekitar 40 orang yang kesurupan,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, 22 November 2024.
Suprihat menjelaskan bahwa kejadian kesurupan massal tersebut sempat membuat karyawan lain kaget dan gempar. Upaya penyembuhan segera dilakukan dengan memanggil seorang ustad, serta karyawan lain yang mengerti pengobatan tradisional.
“Penyembuhan itu selesai sekitar jam 11. Lalu mereka dipulangkan untuk beristirahat. Penyembuhan menggunakan ustad, yang tahu cara medis dan juga secara tradisional,” terangnya.
Ia mengaku bahwa kejadian serupa pernah terjadi beberapa kali, baik di PT Nikomas maupun di perusahaan lainnya. Pihaknya sering menerima laporan mengenai kejadian serupa, dan biasanya langsung menerjunkan tim untuk memberikan bantuan.
“Memang sering terjadi, ada saja, kadang dari pabrik mana, pabrik mana, kesurupan secara massal,” tegasnya.
Suprihat mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi pemicu terjadinya kesurupan massal tersebut. Namun, ia menduga bahwa hal itu bisa disebabkan oleh stres akibat pekerjaan.
“Kalau dari sisi medis, mungkin karena pekerjaan dan stres, bisa jadi. Tapi kadang, dengan logika, juga nggak masuk akal,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











