SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menghadapi Pilkada Banten 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten mengantisipasi potensi bencana alam yang mengancam ratusan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan bencana. Langkah-langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan pemungutan suara tetap berlangsung aman meski ada banjir, longsor, atau gempa.
Ketua KPU Banten, M Ihsan, menyatakan pihaknya telah menentukan lokasi alternatif untuk TPS yang rawan terdampak bencana. “Jika pun nanti saat pemungutan terjadi banjir, longsor, ataupun gempa, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara dapat ditunda satu atau dua hari sesuai dengan saran dari pengawas,” ujar Ihsan, Senin (25/11).
Anggota KPU Banten, Akhmad Subagja, menyebut kesiapan Pilkada telah mencapai 90 persen. “Saat ini kami tengah mendistribusikan logistik dari kecamatan ke TPS. Insya Allah H-1 pemungutan suara, logistik sudah diterima oleh KPPS,” katanya.
Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten telah menyiapkan 100 personel untuk berjaga di wilayah rawan bencana. “Hari ini seluruh satuan tugas BPBD mulai diterjunkan ke kabupaten dan kota, terutama di wilayah yang baru saja terdampak banjir seperti Tangerang dan Pandeglang,” kata Kepala BPBD Banten, Nana Suryana.
Editor : Merwanda











