PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Pandeglang memastikan kebutuhan konsumsi ikan nila merah di wilayah Pandeglang masih dapat terpenuhi.
Sekretaris Dinas (Sekdis) Perikanan Kabupaten Pandeglang, Onah Juanda menyatakan bahwa produksi ikan nila merah di Pandeglang masuk dalam program unggulan daerah. Hingga saat ini, kebutuhan ikan nila merah sebagian besar mampu dipenuhi dari produksi lokal.
“Alhamdulillah, saat ini kebutuhan nila merah di Kabupaten Pandeglang dapat ditanggulangi secara mandiri, meskipun sebagian kecil masih diambil dari kabupaten lain,” ungkap Onah, pada Jumat 27 Desember 2024.
Namun, Onah mengakui bahwa hasil tangkapan ikan nelayan mengalami penurunan beberapa hari terakhir karena cuaca ekstrem yang disebutnya sebagai musim eskrim. Hal ini berdampak pada berkurangnya produksi ikan tangkap.
Sebagai upaya mendukung sektor perikanan, Dinas Perikanan terus melakukan pembinaan dan pemberdayaan terhadap Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) serta nelayan.
Selain itu, pihaknya berharap adanya bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten maupun pemerintah pusat untuk mendorong pengembangan sektor perikanan di Pandeglang.
“Kami menginginkan adanya kegiatan atau bantuan dari Pemprov Banten maupun pemerintah pusat, khususnya untuk mendukung sektor perikanan di Kabupaten Pandeglang,” harapnya.
Onah juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dampak perubahan iklim. Salah satu langkah yang diambil adalah mengusulkan bantuan kepada pemerintah pusat untuk nelayan yang terdampak cuaca ekstrem.
“Saat ini, kami belum mendapatkan subsidi atau bantuan dari instansi lain, kecuali mungkin dari dinas pertanian atau dinas sosial,” kata Onah.
Dengan berbagai upaya ini, Diskan Pandeglang berharap sumber daya alam perikanan, baik di darat maupun laut, dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











