LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Para orang tua diimbau untuk lebih waspada dalam mengawasi anak saat bermain. Hal ini menyusul kejadian menegangkan di Perumahan Ona, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, di mana seorang bocah perempuan berusia tiga tahun terjepit di antara dua tiang penyangga rumah.
Dalam video yang beredar, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Dinas Satpol PP Lebak menunjukkan kesigapan dan kesabarannya dalam mengevakuasi bocah tersebut.
Dengan menggunakan dongkrak mobil, petugas berhasil melebarkan celah tiang dan membebaskan kepala anak yang terjepit.
Bocah yang mengenakan pakaian biru dongker itu langsung menangis histeris setelah berhasil diselamatkan dan digendong oleh seseorang yang diduga orang tuanya.
Kepala Bidang Damkar Lebak Iwan Darmawan membenarkan kejadian tersebut bahwa pihaknya setelah mendapat laporan langsung menuju lokasi untuk upaya penyelamatan.
“Proses evakuasi berlangsung sekitar lima menit. Kami menggunakan dongkrak untuk melebarkan celah tiang, dan alhamdulillah kepala bocah berhasil dikeluarkan tanpa cedera,” ujar Iwan pada Senin 6 Januari 2024.
Diduga, insiden ini terjadi akibat kurangnya pengawasan dari orang tua saat anak bermain. Iwan berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi orang tua agar lebih memperhatikan keamanan anak-anak mereka.
“Anak bermain tanpa pengawasan, sehingga masuk ke sela tiang dan kepalanya terjebak di dalamnya. Karena ruangnya sempit, ia panik dan tidak bisa keluar sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Lebak, Dartim, turut mengingatkan para orang tua agar lebih berhati-hati saat anak bermain, baik di dalam maupun di luar rumah.
“Selain mencegah kecelakaan seperti ini, pengawasan juga penting untuk menghindari tindak kejahatan terhadap anak, terutama bagi mereka yang sering bermain gadget di depan rumah atau tempat umum. Kejahatan bisa terjadi kapan saja,” pungkasnya.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengawasan anak demi keselamatan mereka.
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











