PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Alun-alun Pandeglang masih kekurangan sarana dan prasarana penerangan jalan umum (PJU), seperti lampu yang berkelap-kelip, yang dapat menciptakan suasana lebih indah dan aman.
Hal ini dikhawatirkan kawasan tersebut rentan digunakan sebagai tempat mojok oleh pasangan muda-mudi.
Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Banten mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang untuk segera melengkapi sarana Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar Alun-alun Pandeglang.
Hal ini guna mencegah kawasan tersebut dijadikan tempat mojok oleh pasangan muda-mudi.
Ketua AMS Banten, Oji Fachruroji mengungkapkan kekhawatirannya terkait minimnya penerangan di sekitar Alun-alun Pandeglang yang membuat kawasan tersebut rentan dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul bagi remaja.
“Dinas Lingkungan Hidup Pandeglang sebagai pengelola Alun-alun harus segera melengkapi PJU di sekitar kawasan yang saat ini terlihat gelap gulita di beberapa lokasi,” ungkap Oji Fachruroji, Senin 6 Januari 2025.
Oji mengatakan bahwa AMS sudah menyampaikan hal ini kepada pihak terkait, termasuk Bupati Pandeglang, agar segera memfasilitasi pemasangan PJU agar Alun-alun Pandeglang tidak gelap dan digunakan untuk kegiatan yang tidak diinginkan.
“Pada malam Tahun Baru 2025 kemarin, banyak pasangan remaja yang mojok di sudut-sudut Alun-alun karena minimnya penerangan. Kami sudah mengusulkan agar PJU dilengkapi di seluruh sudut agar kawasan ini lebih terang dan aman,” kata Oji.
Hal itu dibenarkan oleh Satpol-PP Kabupaten Pandeglang yang setiap malam berjaga di Pos Jaga Alun-alun Pandeglang tersebut.
Kasi Bagian Operasi Pengendalian dan Penertiban Satpol PP Pandeglang Ucu Sukarya mengaku kurangnya penerangan jalan umum (PJU) di area Alun-alun Pandeglang. Kondisi ini dinilai memicu aktivitas muda-mudi yang kerap mojok, terutama di malam hari.
“Ya memang benar, di seputaran Alun-alun kurang PJU dan banyak pasangan muda-mudi yang mojok, apalagi di malam minggu,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, pihaknya telah meminta agar PJU dilengkapi di setiap sudut dan tengah area Alun-alun.
“Kami minta untuk dilengkapi PJU di setiap sudut dan tengah Alun-alun,” tambahnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, wartawan RADARBANTEN.CO.ID berupaya untuk mendapatkan konfirmasi dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang, Ratu Tanti Darmiasih, maupun Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pandeglang, Rudiyanto untuk menghubungi kedua pejabat tersebut namun masih belum bisa dapat dihubungi.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











