slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Kabupaten Serang

Duh, Kuota Pupuk Subsidi di Kabupaten Serang Berkurang

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
07-01-2025 21:50:36
in Kabupaten Serang, Utama
Duh, Kuota Pupuk Subsidi di Kabupaten Serang Berkurang
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang menyebut, kuota pupuk subsidi di Kabupaten Serang mengalami pengurangan.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suharjo, mengatakan ada sebanyak tiga jenis pupuk yang disubsidi oleh pemerintah. Yakni, urea, NPK, dan pupuk organik.

Baca Juga :

APDESI Merah Putih : Kades Ingin Terlibat dalam Program Cetak sawah

163 SPPG di Kabupaten Serang Belum Miliki SLHS

Diskoumperindag Kabupaten Serang Sebut Ada Potensi Kenaikan Harga Usai Pertamax Naik

Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

“Urea 18.299 ton, NPK 14.341 ton, pupuk organiknya 2.085. Pupuk organik biasanya untuk perkebunan, yang masuk dari pabuaran, tunjung teja dan wilayah perkebunan,” katanya, Selasa, 7 Januari 2024.

Ia mengaku, ada penurunan jumlah kuota yang diberikan oleh Pemerintah Lusat apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun, penurunannya tidak terlalu banyak.

“Tahun lalu urea 19 ribu ton, NPK 14 ribuan,” ujarnya.

Ia mengatakan, adanya penurunan jumlah kuota pupuk subsidi di Kabupaten karena serapan pupuk subsidi di tahun 2024 lalu yang masuk dalam kategori rendah, yakni sebesar 65 persen.

“Serapannya rendah karena ada banyak bantuan full paket yang diberikan pada petani. Benih padi sepaket dengan pupuknya juga, makanya banyak petani yang tidak menebus tahun lalu,” terangnya.

Ia mengatakan, secara hitung-hitungan persentase kebutuhan, dari segi jumlah yang dibutuhkan dengan luas total lahan di Kabupaten Serang sebenarnya masih kurang. Namun, pihaknya akan menyiasati agar pemenuhan pupuk bisa terpenuhi.

“Makanya kita rata-ratakan saja, yang harusnya per hektarnya itu 150 kilo, kita kurangi hanya 100 kilo, kita rata-ratakan. Kalau dari penggunaannya bisanya yang sudah-sudah masih tersisa. Dari segi pemakaian jumlahnya sudah mencukupi untuk satu tahun tiga masa tanam,” ujarnya

Ia mengungkapkan, biasanya apabila ada petani yang mengeluhkan kesulitan pupuk, bukan karena kuota secara keseluruhan yang habis, melainkan karena pengecer yang kehabisan stok ataupun petani yang beli belum masuk dalam data RDKK.

“Adapun kalau masyarakat mengeluh susah dapat pupuk, itu rata-rata di pengecernya yang sedang kosong ataupun karena mereka belum terdaftar dalam RDKK. Saat penginputan RDKK tidak terdaftar sehingga tidak terdata dan tidak bisa mengambil,” ujarnya.

Ia mengatakan, petani di Kabupaten Serang bisa kapan saja membeli pupuk subsidi ke pengecer ketika mereka butuh dengan kuota yang telah ditentukan. Nantinya, untuk pengambilan tidak dapat diwakilkan.

“Petani bisa mengambil langsung, menggunakan KTP, dan ada foto selfie ada geoteggingnya agar yang mengambil benar-benar orang tersebut. Bisa diwakilkan dengan catatan ada surat kuasa dan yang bersangkutan sakit,” ujarnya.

Ia mengaku, untuk pengecer sudah memegang nama-nama petani yang terdaftar di RDKK. Bagi petani yang belum masuk dalam data RDKK, mereka bisa mengusulkan ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP).

“Kalau tidak ada di data ga bisa beli. Paling diusulkan, baru nanti nunggu dulu selama emat bulan, lapor ke BPP, baru kita input di berikutnya,” pungkasnya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: dkpp kabupaten serangkabupaten serangkuota pupuk subsidilahan pertanianmusim tanam padiPemkab Serangpetani kabupaten serangpupukPupuk Subsiditanaman paditanaman pangan
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

BKPSDM Pandeglang Umumkan Hasil Seleksi PPPK Guru

Next Post

BREAKING NEWS: Kapolsek Cinangka Dicopot, Buntut Penembakan KM 45

Related Posts

Ketua Umum DPP APDESI APDESI Merah Putih, A Anwar Sadat saat menyampaikan sambutan pada pelaksanaan Rakernas APDESI Merah Putih di Salah Satu Hotel di Kota Serang, Rabu (10/6).
Berita Utama

APDESI Merah Putih : Kades Ingin Terlibat dalam Program Cetak sawah

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 11 Juni 2026 10:59

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pengurus pusat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih agar kepala desa di Indonesia bisa dilibatkan dalam program...

Read moreDetails

163 SPPG di Kabupaten Serang Belum Miliki SLHS

Diskoumperindag Kabupaten Serang Sebut Ada Potensi Kenaikan Harga Usai Pertamax Naik

Bupati Serang Takziyah ke Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Bojonegara

Pemkab Serang: Jemaah Haji Aman

DLH dan PT LBE Berkolaborasi Tanam 30 Ribu Pohon Mangrove Selama Tujuh Tahun di Tirtayasa

Bupati Serang Minta Orang Tua Jadi Benteng Pendidikan Pertama untuk Anak-anak

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Meriahkan Fun Walk Radar Banten

KSPN Nikomas Meriahkan Fun Walk Radar Banten 2026

Resahkan Masyarakat, Wabup Serang Najib Hamas Minta THM Segera Ditertibkan

Next Post
BREAKING NEWS: Kapolsek Cinangka Dicopot, Buntut Penembakan KM 45

BREAKING NEWS: Kapolsek Cinangka Dicopot, Buntut Penembakan KM 45

Stok Blangko E-KTP di Pandeglang Menipis, Disdukcapil Batasi Pencetakan

Stok Blangko E-KTP di Pandeglang Menipis, Disdukcapil Batasi Pencetakan

Jumlah Penduduk Miskin di Banten Paling Banyak di Wilayah Ini

Jumlah Penduduk Miskin di Banten Paling Banyak di Wilayah Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Jalani Operasi Usus Buntu Pecah, Nurcahya Buktikan Usia Muda Bukan Jaminan Bebas dari Kondisi Gawat Darurat

Jalani Operasi Usus Buntu Pecah, Nurcahya Buktikan Usia Muda Bukan Jaminan Bebas dari Kondisi Gawat Darurat

Kamis, 11 Juni 2026 17:36
Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Kamis, 11 Juni 2026 17:23
Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Kamis, 11 Juni 2026 17:15
Disway

Disway Top Regional Leader Awards 2026, Mashudi: Apresiasi Kepala Daerah yang Kerja Baik dan Berdampak

Kamis, 11 Juni 2026 17:07
Pemkot Serang Verifikasi Ulang Penerima Insentif Keagamaan

Pemkot Serang Verifikasi Ulang Penerima Insentif Keagamaan

Kamis, 11 Juni 2026 17:06
Memastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi, Kemenkum Banten Evaluasi Program Bantuan Hukum

Memastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi, Kemenkum Banten Evaluasi Program Bantuan Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 16:36
Jalani Operasi Usus Buntu Pecah, Nurcahya Buktikan Usia Muda Bukan Jaminan Bebas dari Kondisi Gawat Darurat

Jalani Operasi Usus Buntu Pecah, Nurcahya Buktikan Usia Muda Bukan Jaminan Bebas dari Kondisi Gawat Darurat

Kamis, 11 Juni 2026 17:36
Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Kamis, 11 Juni 2026 17:23
Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Gandeng Sekolah, LamiPak dan Frisian Flag Luncurkan Program Pengelolaan Limbah Kemasan Susu MBG

Kamis, 11 Juni 2026 17:15
Disway

Disway Top Regional Leader Awards 2026, Mashudi: Apresiasi Kepala Daerah yang Kerja Baik dan Berdampak

Kamis, 11 Juni 2026 17:07
Pemkot Serang Verifikasi Ulang Penerima Insentif Keagamaan

Pemkot Serang Verifikasi Ulang Penerima Insentif Keagamaan

Kamis, 11 Juni 2026 17:06
Memastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi, Kemenkum Banten Evaluasi Program Bantuan Hukum

Memastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi, Kemenkum Banten Evaluasi Program Bantuan Hukum

Kamis, 11 Juni 2026 16:36

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jalani Operasi Usus Buntu Pecah, Nurcahya Buktikan Usia Muda Bukan Jaminan Bebas dari Kondisi Gawat Darurat

Jalani Operasi Usus Buntu Pecah, Nurcahya Buktikan Usia Muda Bukan Jaminan Bebas dari Kondisi Gawat Darurat

by Bayu Mulyana
Kamis, 11 Juni 2026 17:36

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID - Siti Nurcahya tidak menyangka jika di usianya yang baru 33 tahun harus mengalami kondisi gawat darurat yang mengharuskan...

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

Polda Banten Edukasi Masyarakat, Mencegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 

by Fahmi
Kamis, 11 Juni 2026 17:23

Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak oleh Polda Banten.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak