PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Romo H Raden Muhammad Syafii menghadiri acara wisuda ke-32 tahun 2024 di Gedung Serba Guna KH. Irshad Djuwaeli, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Kehadiran Wamenag Romo untuk memberikan orasi ilmiah yang bertema Generasi Hebat dan Adaptif untuk Indonesia Emas 2045.
Adapun jumlah mahasiswa yang diwisuda sebanyak 569 orang terdiri dari Fakultas Agama Islam (FAI) sebanyak 44 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 81 orang. Lalu Fakultas Hukum dan Sosial (FHS) 104 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 99 orang, Fakultas Teknologi dan Informatika (FTI) 92 orang.
Fakultas Sains, Farmasi dan Kesehatan (FSFK) 114 orang, dan Pascasarjana sebanyan 35 orang.
Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Romo H Raden Muhammad Syafii berpesan, kepada wisudawan akan pentingnya menghormati peran orang tua dalam perjalanan pendidikan.
“Jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua yang telah mendoakan dan memberikan dukungan hingga berhasil meraih gelar sarjana,” katanya di acara wisuda UNMA ke-32 di Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Selasa, 7 Januari 2024.
Selain itu, Wamenag Romo juga mengingkatkan, kepada wisudawan untuk siap menghadapi dinamika perubahan. Terjadinya sebuah perubahan adalah keniscayaan.
“Semua yang ada di dunia ini akan tertinggal kecuali mereka yang responsif terhadap perubahan. Oleh karena itu, jangan berhenti belajar, karena hidup pada hakikatnya adalah proses pembelajaran,” katanya yang memiliki sapaan akrab Romo.
Romo mengungkapkan, tantangan di era digital semakin kompleks. Oleh karena itu ia mengajak untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bijak agar dapat bersaing di tingkat global.
“Memiliki ilmu tanpa karakter tidak akan memberikan manfaat. Kita harus mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman untuk membangun peradaban yang lebih baik,” katanya.
Penjabat Rektor Universitas Mathlaul Anwar, Prof. Andriansyah menerangkan, kalau hari ini adalah momen bersejarah.
“Kami bangga dengan capaian para lulusan, yang tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga tetapi juga institusi ini. UNMA Banten terus berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berdaya saing di era global,” katanya.
Prof Andriansyah meminta, kepada wisudawan dan wisudawati untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam setiap langkah kehidupan.
“Semoga menjadi agen perubahan yang mampu membawa nilai-nilai Islam. Baik di dunia profesional maupun sosial,” katanya.
Kesuksesan Anda adalah cerminan keberhasilan kami sebagai institusi,” tutupnya.
Editor: Bayu Mulyana











