SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak enam desa di tiga kecamatan yakni Kecamatan Mancak, Cinangka dan Kecamatan Anyar terendam banjir. Banjir diakibatkan karena hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sehingga mengakibatkan air sungai meluap.
Anggota Pusdalops pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Jhoni Ewangga mengatakan, pihaknya sudah melakukan rekap terhadap data-data yang terdampak akibat banjir di tiga kecamatan tersebut.
“Di Anyar ada satu desa itu Desa Tanjung Nanis, Kecamatan Mancak empat desa yaitu Desa Cikedung, Labuan, Sangiang, dan Desa Waringin. Lalu satu desa di Kecamatan Cinangka, Desa Kamasan,” katanya, Selasa 7 Januari 2024.
Ia mengatakan, untuk dua kecamatan yakni di Mancak dan Anyar, tidak ada ada rumah yang terdampak, banjir hanya merendam akses jalan milik warga. Sementara, untuk wilayah terparah yang terdampak banjir di Kecamatan Mancak.
“Untuk jumlah rumah masih kita lakukan pendataan. Di Desa Labuan, Mancak ada pesantren yang terdampak, desa Waringin ada kafe pinggir sungai yang terbawa banjir, di Cikedung ada dua rumah yang terkena rumah,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, banjir yang terjadi di wilayah tersebut diakibatkan lantaran kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dan penyempitan.
“Karena sungainya memang kecil dan dangkal. Dampak lainnya di beberapa titik di beberapa kampung semua airnya mengalir ke sungai, makanya meluap,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











