LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lebak menyampaikan sejumlah tuntutan atas pergantian Kapolres Lebak, dari AKBP Suyono kepada AKBP Herfi Zaki.
Ahmad Saeffudin Halim, Ketua Umum Cabang PMII Lebak, menyatakan pergantian Kapolres di Kabupaten Lebak menjadi topik yang hangat diperbincangkan oleh masyarakat.
“Pergantian ini diharapkan menjadi momentum untuk membawa perubahan signifikan, terutama dalam menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang selama ini menjadi sorotan publik,” tegasnya kepada Radarbanten.co.id, Jumat, 10 Januari 2025.
Menurutnya, mengapa pergantian Kapolres menjadi sorotan, karena saat ini ada beberapa masalah besar di Kabupaten Lebak terus menjadi perhatian masyarakat karena belum terselesaikan secara tuntas.
“Jadi isu-isu yang paling mendesak, yakni penyelesaian kasus aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Lebak mengancam kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar. Minimnya tindakan tegas dari aparat membuat masalah ini semakin rumit,” ujarnya.
“Selain itu peredaran narkotika, tingginya kasus peredaran narkoba menjadi bukti lemahnya pengawasan. Kasus kekerasan terhadap perempuan, banyak korban kekerasan dan pelecehan seksual tidak mendapatkan keadilan yang layak. Selain itu Kamtibmas, tingginya angka kriminalitas membuat masyarakat resah. Dibutuhkan pendekatan preventif dan tindakan tegas untuk menjaga keamanan wilayah,” sambugnya.
Ahmad berharap, pergantian Kapolres Lebak adalah kesempatan besar untuk membawa perubahan nyata dalam penegakan hukum dan pelayanan publik.
“Dengan kepemimpinan yang tegas, transparan, dan berkomitmen pada keadilan, diharapkan Polres Lebak mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat. Optimisme terhadap perubahan ini harus dijaga dengan tindakan nyata. Kapolres baru diharapkan mampu menjawab harapan masyarakat dan menjadikan Kabupaten Lebak sebagai wilayah yang lebih aman dan berkeadilan,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











