SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Provinsi Banten bulan Januari 2025 sebesar 1,05 persen dan tingkat deflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,05 persen.
Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Bambang Widjonarko mengatakan, deflasi di angka 1 persen baru pertama kali terjadi.
“Meskipun sudah dapat diperkirakan terkait tarif listrik yang menyumbang angka deflasi. Tetapi kami tak menyangka angkanya di atas 1 persen,” ujar Bambang saat rapat koordinasi pengendalian inflasi di gedung Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Selasa, 4 Februari 2025.
Kata dia, diskon tarif listrik 50 persen itu diperuntukkan bagi pascabayar dan prabayar. Untuk itu, penurunan tarif listrik yang cukup besar membuat inflasi di Banten minus 1 persen.
Ia mengatakan, dari delapan kabupaten/kota yang ada di Banten, penggunaan listrik paling besar yakni di Kota Tangerang dan Kota Serang.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Ameriza M Moesa mengatakan, pihaknya juga sudah terkejut dengan angka deflasi di Banten pada Desember 2025.
Editor : Aas Arbi











