LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak mendukung program Jaksa Masuk Sekokah (JMS). JMS salah satu program unggulan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak yabg berujuan untuk memberikan pemahaman tentang hukum dan pencegahan kenakalan remaja di kalangan siswa.
Kepala Dindik Kabupaten Lebak Hari Setiono mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan JMS yang dilakukan oleh Kejari Lebak. Karenanya, pihaknya memerintahkan sekolah selalu siap bila sewaktu-waktu sekokahnya di tunjuk untuk kegiatan program JMS.
“Kita mendukung penuh JMS yang sangat mengedukasi. JMS ini sangat baik serta bermanfaat bagi siswa. Karena langsung tahu dari jaksa apa itu dampak dan ancaman hukum bagi pelaku pidana semisal bullying ataupun pencegahan kenakalan remaja di sekolah maupun soal hukum lainnya,” kata Hari Selasa 25 Februari 2025.
Hari mengatakan, berdasarkan laporan dari setiap sekolah yang telah tersentuh atau didatangi program JMS, para siswa sangat antusias.
“Alhamdulilah, anak-anak sangat antusias dan mempunyai pengalaman dan pengetahuan baru apa itu yang namanya tindak pidana dan ancaman bagi yang melakukan pelanggaran,” ujarnya seraya menambahkan, pihaknya mendukung program JMS, dengan target kedepan para pelajar di Lebak tidak tersangkut atau melakukan perbuatan melanggar hukum.
Sementara itu Kasi Intelijen Kejari Lebak Puguh Raditya mengatakan, pihaknya melalui prgram JMS terus intens mensosialisasikan dampak buruk dari tindakan negatif seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, bullying dan kenakalan lainnya di kalangan pelajar.
Jumat pekan Kemarin, Kejari Lebak melalui JMS melaksanakan sosialisasi ke SMPN 1 Kalanganyar.
Tujuan JMS untuk memberikan pemahaman tentang hukum dan pencegahan kenakalan remaja di kalangan siswa secara dini.
“Ya, Melalui JMS ini diharapkan dapat terus menekan kenakalan remaja, seperti penyalah gunaan narkoba cyber bullying dan kenakalan remaja lainnya di kalangan pelajar,” katanya.
Menurutnya, dengan pendekatan yang interaktif dan edukatif, pihaknya menjelaskan
konsekuensi hukum dari kenakalan remaja serta pentingnya pentingnya menanamkan nilai-nilai positif seperti tanggung jawab, kedisiplinan, dan saling menghormati, yang diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang lebih baik dan mengurangi risiko terlibat dalam tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Dengan memahami hukum sejak dini, kita bisa membuat pilihan yang bijak dan jauh dari hukuman atau kenali hukum, jauhi hukuman,” katanya.
Reporter: Nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











