PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Menyambut datangnya Ramadan 1446 Hijriah, warga Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, menggelar tradisi munggahan alias babacakan. Tradisi ini dilakukan dengan makan bersama sebagai wujud suka cita menyambut bulan suci.
Warga terlihat memadati Alun-alun Menes untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tradisi munggahan sendiri menjadi momen kebersamaan yang rutin digelar setiap tahun menjelang Ramadan.
Camat Menes, Usep Sudarmana, mengatakan bahwa acara yang berlangsung di Alun-alun Menes ini diikuti sekitar 1.500 warga dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur pemerintah, pelajar, hingga masyarakat umum.
Usep Sudarmana menuturkan, tradisi ini sudah menjadi agenda tahunan warga Menes. Kegiatan munggahan dilakukan dengan babacakan atau makan bersama untuk mempererat silaturahmi.
“Tradisi memamg inisiatif warga Menes. Dengan babacakan seperti ini, suasana kehangatan dan kekeluargaan semakin terasa,” ungkapnya, Selasa 25 Februari 2025.
Usep menjelaskan, warga yang hadir membawa berbagai hidangan untuk disantap bersama. Menurutnya, munggahan juga menjadi cara yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat untuk merayakan datangnya bulan suci.
“Jadi tidak harus berbondong-bondong ke tempat yang ramai atau ke tempat lainnya yang beresiko lebih baik ngumpul di sini babacakan makan bersama bersilaturahmi dan berbincang ria dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan,” jelasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi yang turut hadir mengapresiasi dengan adanya acara yang diselenggarakan oleh masyarakat Menes tersebut.
“Ini menandakan bahwa kami khususnya masyarakat Menes begitu antusias menyambut bulan suci Ramadan yang penuh berkah yang dimana bagian dari tradisi yang baik diadakan oleh masyarakat Menes,” katanya.
Ia berharap tradisi munggahan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mempererat persatuan dan kekompakan warga Menes serta Pandeglang secara umum.
“Mudah-mudahan tradisi ini semakin mempererat kebersamaan. Ngampar daun babarengan ini mencerminkan kekompakan warga Menes. Semoga kita semua diberikan umur panjang, kesehatan, dan keselamatan, serta ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT,” tutupnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











