PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 1.242 warga Kecamatan Bojong telah menerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dari Kementerian Sosial.
Bantuan PKH adalah bantuan sosial tunai dari pemerintah yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Camat Bojong Furkon mengatakan, bantuan PKH dari Kemensos telah disalurkan kepada warga Kecamatan Bojong.
“Penyaluran dilakukan oleh pihak Kantor Pos. Dengan jumlah penerima PKH sebanyak 1.242 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selular, Jumat, 28 Februari 2025.
KPM penerima bantuan PKH tersebar di delapan desa di Kecamatan Bojong. Yaitu di Desa Geredug, Mekarsari, Cijakan, Citumenggung, Cahayamekar, Bojong, Banyumas, dan Manggungjaya.
“Proses penyaluran sudah dilakukan kemarin (Kamis, 27 Februari 2025-red). Dilakukan dua sesi, di waktu pagi dan siang hari,” katanya.
Jadi sesi pertama itu pagi hari di empat desa dan sesi kedua siangnya di empat desa.
“Penyaluran dilakukan di desa masing-masing. Oleh pihak Kantor Pos langsung kepada KPM,” katanya.
Sedangkan dari pihak kecamatan, hanya melakukan monitoring penyaluran bantuannya. Serta mengimbau agar jangan sampai ada pemotongan sepeser pun.
“Kita juga mengimbau kepada warga agar bantuan diterima digunakan sesuai kepuruntukannya,” katanya.
Bantuan PKH ini, lanjut dia, untuk membantu meningkatkan taraf hidup keluarga miskin. Mendorong akses layanan pendidikan dan kesehatan.
“Mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan gizi anak. Jadi PKH ini untuk membantu memutus rantai kemiskinan antar generasi,” katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Wawan Setiawan mengatakan, penyaluran bantuan PKH dilakukan secara bertahap.
“Bantuan disalurkan kepada KPM masuk dalam tahap 1 tahun 2025. Langsung oleh pihak Kantor Pos,” katanya.
Lebih lanjut Wawan menjelaskan, pihak PT Pos yang menyalurkan bantuan PKH kepada 108.771 KPM.
“Dengan total bantuan sebesar Rp91.713.450.000. Semoga penyaluran bansos di semua kecamatan berjalan aman, kondusif dan tidak ada penyalahgunaan,” katanya.
Editor: Aas Arbi











