LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Lebak mencatat, produksi beras hasil panen bulan Januari dan Februari 2025 mencapai 127.330 ton.
Distan Lebak menargetkan produksi panen petani dalam bentuk beras tahun 2025 mencapai 379.845 ton.
Sedangkan, kebutuhan masyarakat akan beras mencapai 143.038 ton per tahun.
“Alhamdulillah hasil panen padi petani Januari-Februari ini cukup baik. Untuk Januari jika dikonversi ke beras produksi mencapai 87.348,09 ton beras. Sementara untuk bulan Februari mencapai 39.982 ton. Bulan Maret ini juga amasih ada petani padi yang tengah panen,” kata Kepala Distan Lebak, Rahmat, Selasa, 4 Maret 2025.
Dia optimistis, target produksi beras di Kabupaten Lebak tahun ini dapat tercapai seperti tahun-tahun sebelumnya, mengingat selain petani mematuhi imbuan untuk melakukan penanaman seremoak juga nerjat adanya batuan mesin pompa yang dapat mengatasi persoalan saat muaim kemarau tiba.
“Insya Allah tahun ini surplus beras lagi. Januari-Februari saja sudah hampir setengahnya dari target tercapai,” kata mantan Camat Cibadak ini.
Lebih lanjut, dia mengatakan, untuk memenuhi ketahanan pangan pihaknya akan terus mendorong peningkatan produksi beras, karena Kabupaten Lebak merupakan daerah lumbung pangan di Provinsi Banten.
“Kami juga berharap petugas penyuluh lapang (PPL) pertanian dan mantri tani desa terus membantu petani untuk mendongkrak produksi pangan,” tukasnya.
Untuk sentra tanam terluas di Kabupaten Lebak tersebar di enam kecamatan meliputi Wanasalam, Malingping, Cibeber, Cipanas, Panggarangan, dan Cilograng.
“Keenam kecamatan itu selama ini cukup diandalkan dan menjadi sentra produksi padi terbesar di Lebak,” katanya.
Sementara itu, Asda II bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak, Ajis Suhendi mengatakan, hampir setiap tahun produksi beras di Kabupaten Lebak di atas rata-rata nasional.
Bahkan, saat pandemi Covid-19 Lebak masih tetap surplus meskipun sempat ada kehawatiran berpengaruh terhadap produksi beras petani di Kabupaten Lebak.
“Untuk memenuhi ketahanan pangan kami akan terus mendorong peningkatan produksi karena, Kabupaten Lebak merupakan daerah lumbung pangan di Provinsi Banten,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











