LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Berbagai tradisi menyambut bulan suci Ramadan di Indonesia mencerminkan kearifan lokal, salah satunya adalah tradisi “ngadu tabeh bedug” yang dilakukan oleh warga Kampung Pojok, Desa Curug Badak, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak.
Tradisi ini telah menjadi bagian penting dari budaya masyarakat setempat yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan.
Suara bedug yang keras dan merdu menggema di sekitar Musholla Al-Mukhlisin, menciptakan harmoni yang khas, dipukul bersama oleh warga dari berbagai usia.
Mereka berpartisipasi dalam acara yang dimulai setelah salat tarawih dan berlangsung hingga menjelang sahur, sekitar pukul 02:00 WIB.
Tradisi ngadu tabeh bedug ini tidak hanya melibatkan bapak-bapak dan pemuda, tetapi juga ibu-ibu dan anak-anak yang ikut serta dengan penuh semangat.
Mereka berkumpul untuk bersama-sama memeriahkan suasana dan memberi semangat pada para penabuh bedug yang sedang berlomba menghasilkan irama yang paling merdu.
Murtisah, salah satu warga setempat, menjelaskan bahwa tradisi ini telah dijaga dan dilestarikan turun-temurun sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, setiap tahun kami tetap melaksanakan tradisi ngadu tabeh bedug ini untuk menghibur warga Kampung Pojok,” ujarnya saat menyaksikan kegiatan tersebut pada Senin 11 Februari 2025.
Ia juga menambahkan, selain untuk hiburan, tradisi ini memiliki makna penting dalam mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antarwarga, baik di dalam kampung maupun dengan kampung-kampung lainnya di Desa Curug Badak.
“Ini sudah menjadi tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang kami dan hanya dilakukan pada bulan suci Ramadan,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa perlombaan ngadu tabeh bedug ini tidak hanya terbatas pada Kampung Pojok, namun sering dilakukan juga dengan kampung-kampung lain di sekitar desa.
Para warga berharap agar tradisi ngadu tabeh bedug ini terus dilestarikan, sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya leluhur dan untuk menjaga keharmonisan antarwarga.
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











